Baiq Sukma S, Salah Satu Alumni Ponpes Nurul Ilmi Diterima di LIPIA

SAKSI HUKUM INDONESIA.COM, LOMBOK TENGAH – Salah satu alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ilmi Ranggagata diterima di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA).

LIPIA sendiri adalah lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu tentang agama islam yang berada dibawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Riyadh.

Alumni yang diterima ini adalah Baiq Sukma Sari Ilham putri dari H. Lalu Mohammad Ilham asal Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya.

H. Lalu Mohammad Ilham merasa sangat bersyukur dan bahagia atas diterima putrinya Baiq Sukma di LIPIA. Karena mengenyam ilmu pendidikan ditempat tersebut mempunyai kelebihan untuk mendalami ilmu agama islam.

“Alhamdulillah putri saya diterima di LIPIA, saya sangat senang dan bahagia mengetahui hal ini”, kata H. Lalu Mohammad Ilham.

Pengasuh Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata, TGH Patompo Adnan juga turut bahagia atas diterimanya Baiq Suma di LIPIA. “Suatu kebahagiaan, salah satu alumni Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata diterima di LIPIA, almamater saya juga”, ungkapnya.

Keberhasilan Baiq Sukma diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya, karena selain diterima di LIPIA, Baiq Sukma juga telah Khatam 30 Juz Alquran.

“Selamat kepada Baiq Sukma Sari Ilham atas pencapaiannya, bisa menembus ujian I’dadul lughowi (persiapan bahasa) dan semoga terus sukses, karena setelah persiapan bahasa ada jenjang kuliah”, kata TGH Patompo.

Menurutnya, menempuh ilmu agama di LIPIA adalah bisa langsung membaca literatur kitab klasik karya para ulama yang menjadi penjelasan ilmu-ilmu Islam, seperti ilmu tauhid, fiqh, akhlaq dan lain-lain.

TGH Patompo juga menjelaskan bahwa saat ini LIPIA tersebar di 4 wilayah Indonesia, dan Baiq Sukma akan menempuh pendidikan di LIPIA pusat yakni Jakarta. “LIPIA ada empat di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Medan dan Sulawesi”, jelas TGH Patompo Adnan.a

BACA JUGA:  Kepala Desa Tompobulu, Sanggah Terkait Pemberitaan Media Online ​​

( Korlip NTB)

Mungkin Anda juga menyukai