Petani Kab Gowe Akan Hengkang Ke Sarawak Malaysia…! ,” Akibat Harga Jagung Turun Drastis

Sulsel ~  Sejumlah petani jagung di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan kembali mengeluh. Kali ini, para petani diresahkan dengan anjloknya harga jagung kuning (Hibrida) dalam beberapa pekan terakhir.

Jagung hibrida yang biasanya dijadikan sebagai pakan ternak tersebut kini berada dikisaran Rp3.500 per kilogram. Padahal sebelumnya, harganya berada dikisaran Rp 8.000 ribu per kilogram.

“Pernah Rp 8.000 ribu lebih, terus turun Rp 6.000 ribu sekarang sisa Rp 3.000 ribu, jadi murah sekali kasihan,” kata petani jagung”,ucup Dg Naba,

Anjloknya harga tersebut membuat para petani merugi. Sebab, turun nya harga jagung juga dibarengi dengan langkanya pupuk hingga mahalnya harga racun.

Menurut salah satu petani dan juga sebagai pedangan jagung,yang biasa di sapa Bang Jhony,” kemungkinan petani yang ada kabupaten Gowa dataran tinggi berprofesi sebagai petani jagung akan hengkang ke Sarawak Malaysia,”Mencari nafkah sebagai buruh tani sawit, untuk membayar utang,” karena hasil produksi jagung sangat merugikan sehingga utang tidak bisa terbayar kan,dari hasil penet jagung, jalan yang terakhir adalah ke Sarawak Malaysia, menjadi pekerja migran Indonesia,di negri jirang agar utang bisa di bayar ucap Bang Jhony.
Investasi Kab Gowe Antonius.”

BACA JUGA:  Gerak Cepat Jasa Raharja Sulsel, Kunjungi Korban Laka di RSUD Jeneponto Demi Kepastian Jaminan 

Mungkin Anda juga menyukai