TULUNGAGUNG – Kekhawatiran mendalam menyelimuti para wali murid SDN 2 Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Salah satu ruang kelas di sekolah dasar tersebut, tepatnya ruang kelas 6, mengalami kerusakan parah dan nyaris ambruk.
Bagian yang paling mengkhawatirkan adalah atap teras depan kelas yang kondisinya sudah rapuh dan sebagian rangkanya mengalami keretakan. Untuk mencegah robohnya bangunan, pihak sekolah bersama warga sekitar terpaksa memasang bambu sebagai penahan darurat.
“Atap terasnya sudah parah. Sudah diakali pakai bambu untuk penahan sementara, takut kalau tiba-tiba ambruk pas anak-anak lagi di dalam,” ungkap salah satu wali murid berinisial H, Selasa (9/9/2025).
Menurut para orang tua, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, namun belum juga ada perbaikan dari pemerintah. Setiap hari mereka dihantui rasa waswas karena bangunan yang sudah rapuh sewaktu-waktu bisa runtuh, terlebih di musim hujan yang biasanya disertai angin kencang.
“Kami ingin anak-anak belajar dengan aman. Kami sudah sampaikan keluhan ini ke pihak sekolah dan berharap Dinas Pendidikan segera turun tangan. Jangan tunggu sampai ada korban dulu,” tambah H.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada pukul 20.15 WIB, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Endra Kusriawan, mengaku baru menerima laporan terkait kondisi SDN 2 Samar Pagerwojo tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan mengecek kondisi bangunan langsung di lapangan.
“Terima kasih informasinya, nanti segera kami cek ke lapangan untuk memastikan kondisi bangunan dan langkah penanganannya,” tulis Endra singkat.
Sementara itu, pihak sekolah memilih berhati-hati dan terus memantau kondisi kelas yang rusak. Aktivitas belajar masih berjalan, namun wali murid berharap ada langkah cepat dari pemerintah daerah agar anak-anak bisa belajar tanpa rasa takut dan terjamin keselamatannya.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung belum merinci kapan perbaikan darurat akan dilakukan. Namun janji pengecekan lapangan diharapkan menjadi langkah awal penanganan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.(Ft)

