Tulungagung,-Pelantikan pejabat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso memunculkan kejutan besar: Tri Hariadi, yang sebelumnya memegang posisi puncak ASN sebagai Sekda, tiba-tiba dilantik menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Di lingkungan birokrasi, langkah ini dianggap sangat tidak lazim. Turunnya seorang Sekda langsung menjadi kepala dinas dinilai sebagai penurunan jabatan yang drastis dan memicu dugaan adanya dinamika internal di tubuh Pemkab Tulungagung.
“Jarang sekali Sekda langsung turun jadi Kadis. Keputusan ini jelas janggal,” ungkap seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya.
Saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp Kamis,(11/12/2025), pesan dibaca, namun tidak ada balasan.
Diamnya Tri Hariadi menimbulkan pertanyaan baru:
Ada apa sebenarnya? Mengapa ia tidak memberikan komentar sama sekali?
Satu-satunya respons yang muncul hanya kepada Yudi, Kabiro media saksihukumindonesia.com, yang mengirimkan pesan dukungan:
“Sabarr om… semoga di jabatan yang baru diberi kelancaran dan kesuksesan”
Tri Hariadi membalas pendek:
> “ *nggih Mas Yudi..swun”,* Kamis(11/12/2025).
Jawaban singkat ini justru memperkuat kesan bahwa ada situasi sensitif yang sedang ia hadapi.
Tanpa penjelasan resmi, perpindahan dari jabatan Sekda ke posisi Kadis memunculkan banyak spekulasi:
*Apakah ini rotasi biasa?*
*Atau benar ada penyingkiran halus dari lingkaran kekuasaan?*
Hingga berita ini diterbitkan, Tri Hariadi tetap bungkam.
Dan justru dari diam itulah, tanda tanya makin besar.(Ft)

