Site icon Saksi Hukum Indonesia

Bupati Gatut Sunu Wibowo Sidak Program MBG di Sekolah, Temuan Menu Dirapel Dua Hari Dilaporkan ke Pusat

Tulungagung,-Bupati Gatut Sunu Wibowo bersama Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulungagung melakukan pemantauan secara acak terhadap pelaksanaan program tersebut di sejumlah sekolah di Kecamatan Sumbergempol. Pemantauan dilakukan di Desa Bangoan, tepatnya di TK Dharma Wanita Desa Bangoan serta SDN 1 Bukur Sumbergempol.

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas adanya masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan program di lapangan. Dalam pemantauan tersebut, Bupati meninjau langsung paket makanan yang diterima oleh para siswa.

Dari hasil sidak tersebut, ditemukan beberapa jenis makanan dalam paket yang dibagikan kepada siswa, di antaranya nugget, kurma, roti kukus ukuran kecil satu buah, tahu isi dua buah, telur puyuh sebanyak lima butir, satu buah apel, serta susu kemasan sekitar 990 mililiter.

Menurut Bupati, paket makanan tersebut merupakan jatah untuk dua hari, yakni hari Jumat dan Sabtu, yang dibagikan sekaligus atau dirapel dalam satu paket kepada para siswa.
“Saya melakukan sidak ke beberapa sekolah. Hasil temuan di lapangan ini nantinya akan kami laporkan kepada pimpinan. Paket makanan yang dibagikan berisi nugget, kurma, roti kukus ukuran kecil, tahu isi dua buah, telur puyuh lima butir, satu buah apel, serta susu kemasan sekitar 990 mililiter. Paket ini merupakan jatah untuk dua hari, yaitu Jumat dan Sabtu, sehingga dibagikan sekaligus,” ujar Bupati.

Meski demikian, Bupati menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut termasuk pelanggaran atau tidak. Hasil pemantauan ini akan segera dilaporkan kepada pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.
“Hari ini saya belum bisa menyimpulkan apakah hal tersebut termasuk pelanggaran atau tidak. Hasil pemantauan ini akan kami laporkan ke kementerian di Jakarta serta kepada Badan Gizi Nasional untuk menjadi bahan evaluasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program nasional di lapangan. Pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi akan dilakukan secara bertahap di berbagai titik secara senyap.
“Kami di daerah ditugasi melakukan pengawasan di lapangan. Tidak hanya di tempat ini saja, tetapi secara bertahap juga akan kami lakukan di berbagai lokasi lainnya secara senyap,” katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut memiliki tujuan yang sangat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Karena itu, ia mengingatkan agar pelaksanaannya tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
“Program dari Bapak Presiden ini memiliki tujuan yang sangat baik, sehingga jangan sampai disalahgunakan. Jika di lapangan ditemukan permasalahan, kemungkinan hal tersebut dilakukan oleh oknum tertentu,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk mendukung keberhasilan program nasional tersebut. Selain itu, masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Pemkab Tulungagung mengajak masyarakat untuk ikut mengingatkan seluruh pihak penyelenggara, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar menjalankan program sesuai dengan ketentuan dan tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan.
“Kami di daerah akan selalu tegak lurus terhadap kebijakan pemerintah pusat dan siap mengawal program-program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan yang diharapkan,” pungkasnya.(Ft)

Exit mobile version