Tulungagung,-Nama Bidan Ruly sempat disebut dalam video viral yang beredar di media sosial terkait polemik menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tertek. Menanggapi hal tersebut, Bidan Ruly akhirnya memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tertek 2.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon,Minggu (15/3/2026), Bidan Ruly dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang menyebut dirinya sebagai pihak yang memiliki atau terlibat dalam pengelolaan SPPG tersebut tidak benar.
“Saya tegaskan bahwa saya tidak ada hubungan sangkut pautnya dengan SPPG tersebut. Jadi benar-benar tidak ada hubungan sama sekali,” ujar Bidan Ruly.
Menurutnya, penyebutan namanya diduga berasal dari unggahan seseorang yang mengaku sebagai wali murid di SD Tertek yang kemudian menyebar luas di media sosial. Ia pun menyayangkan informasi tersebut karena tidak pernah ada konfirmasi sebelumnya kepada dirinya.
Ketika ditanya mengenai perasaannya setelah namanya disebut dalam video yang viral tersebut, Bidan Ruly mengaku merasa keberatan.
“Ya sebenarnya keberatan, Pak,” ungkapnya.
Meski merasa keberatan, Bidan Ruly menyampaikan bahwa dirinya tidak berniat memperpanjang persoalan tersebut dengan menempuh jalur hukum. Ia hanya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Tidak usah,” jawabnya singkat ketika ditanya mengenai kemungkinan langkah tuntutan atau upaya hukum.
Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang menyangkut nama seseorang, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik.
Dengan klarifikasi tersebut, Bidan Ruly menegaskan kembali bahwa dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dengan operasional SPPG Tertek 2 yang belakangan menjadi sorotan publik.(Ft)

