Tulungagung,-Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh para insan pers yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Tulungagung (KoWaTa).
Melalui aksi sosial bertajuk berbagi takjil, para wartawan turun langsung ke jalan untuk membagikan ratusan paket makanan berbuka kepada masyarakat di Perempatan Grajen, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Senin (16/3) sore.

Dalam kegiatan tersebut, KoWaTa menyiapkan 350 paket takjil yang dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Paket takjil berisi makanan ringan dan minuman untuk berbuka puasa itu diberikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka.
Aksi berbagi tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. Sejumlah wartawan yang tergabung dalam KoWaTa tampak antusias berdiri di pinggir jalan sambil membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas. Meski arus lalu lintas di kawasan itu cukup ramai menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Koordinator kegiatan, Fitra Juniardi, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dari para wartawan kepada masyarakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan nilai kebersamaan dan saling berbagi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi cara bagi para wartawan untuk lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui pemberitaan tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.
“Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat,” ujar Yudi, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan bahwa Perempatan Grajen dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu titik lalu lintas yang cukup padat di wilayah Tulungagung, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Banyak masyarakat yang masih berada di perjalanan saat adzan magrib berkumandang, sehingga takjil yang dibagikan diharapkan dapat membantu mereka untuk sekadar berbuka puasa sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain itu, lokasi tersebut juga dinilai strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung yang sering dilalui masyarakat dari berbagai arah di wilayah Tulungagung.
Dalam pelaksanaannya, para anggota KoWaTa secara bergantian membagikan takjil kepada para pengguna jalan. Beberapa pengendara bahkan terlihat sengaja memperlambat kendaraan mereka saat melintas untuk menerima paket takjil yang dibagikan oleh para wartawan.
Tak butuh waktu lama, ratusan paket takjil yang telah disiapkan panitia pun habis dibagikan kepada masyarakat. Hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat sekaligus tingginya mobilitas warga di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan sosial ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih saat menerima takjil. Bagi sebagian masyarakat yang masih berada di perjalanan, paket takjil tersebut tentu sangat membantu untuk sekadar membatalkan puasa sebelum tiba di rumah.
Yudi menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan di antara para anggota KoWaTa. Melalui kegiatan semacam ini, solidaritas antar wartawan dapat semakin kuat, sekaligus memperkuat hubungan antara insan pers dengan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa mendatang. Selain mempererat solidaritas antar wartawan, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata KoWaTa kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat berbagi yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadan.
Melalui aksi sederhana berupa pembagian takjil ini, Komunitas Wartawan Tulungagung (KoWaTa) ingin menegaskan bahwa wartawan tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi kepada publik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk saling membantu dan menebar kebaikan, khususnya di bulan penuh berkah seperti Ramadan.(Ft)

