Tulungagung,-Sukowinarno yang menempati peringkat pertama dalam hasil seleksi Calon Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Tulungagung masa jabatan 2026–2031, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan penting terkait tahapan seleksi yang masih berlanjut.
Dalam keterangan resminya Rabu (18/3/2026), Sukowinarno mengucapkan terima kasih kepada Panitia Seleksi (Pansel) yang telah memberikan kesempatan dan menjalankan proses penilaian secara profesional.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada pansel yang telah memberi kesempatan dan melaksanakan tugas penilaian,” ujarnya.
Meski berada di posisi teratas, Sukowinarno menegaskan bahwa hasil seleksi yang diumumkan saat ini belum merupakan tahap akhir. Ia menyebut masih ada proses lanjutan yang akan menentukan komposisi final anggota Dewan Pendidikan.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, nantinya akan dipilih maksimal 11 orang yang ditetapkan oleh kepala daerah.
“Ini belum final. Insyaallah masih ada tahapan lagi, yaitu terpilih maksimal 11 orang yang akan ditetapkan oleh kepala daerah sesuai regulasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sukowinarno menekankan bahwa dalam penyusunan struktur organisasi Dewan Pendidikan, posisi jabatan tidak harus diisi oleh peserta dengan peringkat tertinggi. Menurutnya, kepemimpinan harus mengacu pada kebutuhan organisasi dan ketentuan yang berlaku.
“Untuk pengisian struktur organisasi, tidak harus yang berperingkat atas menjadi ketua atau posisi lainnya. Kembalikan pada regulasi,” tegasnya.
Ia menilai, hal terpenting dalam pembentukan Dewan Pendidikan adalah terpilihnya figur-figur yang memiliki komitmen tinggi serta mampu menjalankan program kerja secara nyata.
“Yang terpenting adalah personel terpilih memiliki komitmen tinggi dan mampu merealisasikan rencana kerja untuk bersama membangun peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.
Diketahui, dalam hasil seleksi yang diumumkan, Sukowinarno berada di posisi pertama, disusul Sutopo di peringkat kedua dan Anwar Sanusi di posisi ketiga. Total terdapat 15 nama yang masuk dalam daftar hasil seleksi.
Pernyataan Sukowinarno ini menegaskan bahwa proses seleksi bukan sekadar soal peringkat, melainkan tentang kesiapan dan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Tulungagung ke arah yang lebih baik.(Ft)

