Site icon Saksi Hukum Indonesia

PUPR Tulungagung Gerak Cepat Tindaklanjuti Kerusakan Proyek Doroampel, Rekanan Lakukan Perbaikan di Lapanganq

TULUNGAGUNG,-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung memastikan bahwa kerusakan pada proyek Doroampel telah ditindaklanjuti oleh pihak rekanan pelaksana dengan melakukan perbaikan di lapangan.

Perbaikan tersebut diketahui telah dilakukan pada Kamis, 14 Mei 2026, setelah sebelumnya muncul temuan kerusakan pada hasil pekerjaan proyek yang kini menjadi perhatian publik.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, S.T., M.T., melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Bina Marga, Beny Arieasandi, ST, menegaskan bahwa tanggung jawab perbaikan berada sepenuhnya pada pihak rekanan sebagai pelaksana kegiatan.
“Dari pihak rekanan sudah melaksanakan perbaikan pada hari Kamis tanggal 14 Mei terkait dengan kerusakan yang ada di kegiatan Doroampel. Yang mengerjakan dari pihak rekanan, karena itu juga masih tanggung jawab dari rekanan untuk melaksanakan perbaikan,” ujar Beny, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, setiap pekerjaan yang belum dinyatakan selesai secara final tetap menjadi kewajiban kontraktor untuk melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan atau ketidaksesuaian di lapangan. Hal ini juga menjadi bagian dari mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Dinas PUPR.

Meski perbaikan sudah dilakukan, Dinas PUPR Tulungagung hingga saat ini masih belum mencairkan pembayaran proyek sebesar 75 persen. Langkah penundaan ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dan evaluasi terhadap hasil pekerjaan yang telah diperbaiki.
“Untuk sanksi dari kita, selama kegiatan tersebut sudah dilaksanakan perbaikan, kita nanti akan mempertimbangkan terkait proses pencairannya. Untuk saat ini memang masih kita pending terkait pencairan yang 75 persen,” jelasnya.

Beni menambahkan, proses pencairan tidak serta-merta dilakukan meskipun perbaikan telah dikerjakan, melainkan harus melalui tahapan evaluasi teknis dan pengecekan kembali di lapangan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Namun demikian, saat dimintai keterangan terkait total nilai anggaran proyek Doroampel, pihak PUPR mengaku belum dapat menyampaikan secara rinci besaran pagu proyek tersebut. Ia menyebut masih perlu melakukan koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebelumnya, Sodik.
“Kalau total anggaran, saya juga masih belum melihat secara spesifik terkait berapa pagunya. Nanti saya komunikasi dengan PPK yang lama, Pak Sodik,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses administrasi dan evaluasi internal masih berjalan di lingkungan Dinas PUPR Tulungagung, khususnya terkait data teknis dan keuangan proyek yang sedang berjalan maupun yang telah dikerjakan.

Sementara itu, perhatian publik kini tertuju pada kualitas hasil pekerjaan proyek Doroampel, termasuk sejauh mana pengawasan dilakukan sejak awal pelaksanaan. Masyarakat berharap perbaikan yang telah dilakukan benar-benar sesuai standar teknis, sehingga infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran daerah dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

Exit mobile version