TULUNGAGUNG,-Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Rejotangan pada 21–22 Mei 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan inflasi daerah.
Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Rejotangan tersebut menghadirkan berbagai kebutuhan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Mulai dari beras SPHP, sembako, hingga aneka produk olahan dan produk UMKM lokal dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasar. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis selama kegiatan berlangsung.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu warga di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang masih dikeluhkan masyarakat. Gerakan Pangan Murah digelar dalam rangka stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi di Kabupaten Tulungagung agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Camat Rejotangan, Didi Jarot Widodo Nur Samsu,A.P., Kamis(21/5/2026),berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah ini benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi harga bahan pangan yang masih fluktuatif.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga pangan serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik untuk memperoleh kebutuhan pokok berkualitas dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi langkah efektif dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Tulungagung. Dengan stabilnya harga kebutuhan pokok, kondisi ekonomi masyarakat diharapkan tetap terjaga dan aktivitas perekonomian masyarakat kecil dapat terus bergerak.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, distributor pangan, dan masyarakat. Kehadiran produk-produk UMKM lokal dalam kegiatan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha kecil agar semakin berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Tidak hanya fokus pada kebutuhan pangan, layanan cek kesehatan gratis yang turut disediakan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya terbantu dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi kesehatan dan kesejahteraan.
Kami berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, menjaga kestabilan harga pangan, memperkuat ketahanan ekonomi warga, serta menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Mengusung semangat “Pangan Kuat, Masa Depan Hebat”, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga yang memadati lokasi sejak pagi hari. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan dibanding harga pasar serta memperoleh layanan kesehatan gratis.
Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM dan produk olahan lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga kestabilan harga pangan, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ekonomi kerakyatan.(Ft)

