Site icon Saksi Hukum Indonesia

Plt Bupati H. Ahmad Baharudin Bersama Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bantuan ATENSI untuk 125 PPKS

TULUNGAGUNG,-Komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan kembali ditunjukkan melalui penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung kepada 125 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Tulungagung,Rabu(3/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung tersebut dihadiri Plt Bupati Tulungagung,H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, S.STP., M.M., perwakilan Sentra Terpadu Kartini Temanggung, jajaran Dinas Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pilar-pilar sosial, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, H. Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa permasalahan sosial masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Berbagai persoalan seperti kemiskinan, keterlantaran, kedisabilitasan, hingga kerentanan sosial memerlukan perhatian dan penanganan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, penanganan masalah sosial tidak dapat dibebankan kepada satu institusi semata. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, pilar sosial, dan masyarakat agar upaya perlindungan sosial dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Permasalahan sosial merupakan tantangan yang nyata di tengah masyarakat. Karena itu diperlukan kerja sama semua pihak agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan perhatian, pendampingan, dan bantuan yang layak,” ujar Ahmad Baharudin.

Pada tahun 2026, Kabupaten Tulungagung memperoleh dukungan program ATENSI dari Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 125 orang. Para penerima tersebut terdiri dari berbagai kelompok rentan, yakni 30 orang klaster anak, 34 orang klaster disabilitas, 30 orang klaster lanjut usia (lansia), 6 orang klaster Orang Dengan HIV (ODHIV), serta 25 orang dari kelompok rentan lainnya.

Bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan yang disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat, meliputi bantuan tambahan nutrisi dan sembako, bantuan sepeda untuk anak-anak, serta perlengkapan tidur dan kipas angin bagi penerima manfaat lainnya.

Plt Bupati menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian pemerintah, melainkan juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang menghadapi berbagai keterbatasan sosial maupun ekonomi.

Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih mandiri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Baharudin juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung yang selama ini terus mendukung berbagai program kesejahteraan sosial di Kabupaten Tulungagung.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat sangat penting dalam memperkuat berbagai program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah daerah, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Selain itu, ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pilar sosial, TKSK, pendamping sosial, pekerja sosial, serta jajaran Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial.

Peran pilar sosial sangat penting karena mereka berada langsung di tengah masyarakat. Mereka menjadi jembatan antara pemerintah dan warga yang membutuhkan bantuan. Saya berharap seluruh pilar sosial tetap semangat dan terus meningkatkan kapasitas serta kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, pelaksanaan program ATENSI menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan perhatian kepada kelompok rentan. Melalui bantuan tersebut, pemerintah berupaya memastikan bahwa masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi, sosial, maupun fisik tetap memperoleh hak dan kesempatan untuk hidup secara layak.

Dengan adanya penyaluran bantuan ATENSI ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap upaya pengentasan masalah sosial dapat berjalan semakin optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Kementerian Sosial dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih inklusif, humanis, dan tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian khusus dari negara.(Ft)

Exit mobile version