SAKSI HUKUM INDONESIA.COM – Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, tepatnya pada tanggal 4 Juli 2026, terwujud akses jalan baru sepanjang 2,5 kilometer lengkap dengan dua unit jembatan. Pembangunan ini dikerjakan sepenuhnya oleh Keluarga Besar H. Sudar. Didorong oleh rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, keluarga ini membiayai seluruh kebutuhan proyek secara mandiri — mulai dari proses pembebasan lahan sampai pekerjaan selesai.
Pembangunan dimulai secara bergotong royong sejak tanggal 21 April 2026, dan saat ini jalur tersebut sudah bisa digunakan warga sebagai penghubung utama menuju area persawahan dan lahan pertanian.
Acara peresmiannya dihadiri Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuyani, didampingi mantan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur pimpinan kecamatan Karangsambung, Kepala Desa Plumbon Sangidun, kepala desa se-wilayah kecamatan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Mewakili keluarga besar, Siti Srimulati menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud melaksanakan pesan peninggalan orang tua mereka, yaitu Almarhum H. Sastro Sudarmo dan Almarhumah Hj. Siti Aminah. Tujuannya agar nilai kebaikan yang diajarkan terus berlanjut dan bermanfaat. Gagasan ini muncul setelah berdiskusi dengan pihak desa dan melihat adanya peluang mengembangkan jalur usaha tani di bantaran Sungai Soka yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Siti Srimulati juga menjelaskan bahwa lahan yang diserahkan dan seluruh biaya pembangunan berasal dari harta pribadi keluarga, yaitu H. Sudar, S.A., M.M., dirinya sendiri, serta Suhadi, Supeno, dan Suhanto yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan.
“Kami ingin warisan orang tua tidak hanya sekadar dikenang, tapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi orang banyak. Karena itu, kami sepakat membangun jalan dan jembatan ini agar bisa dinikmati dalam jangka panjang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pemilik tanah yang ikhlas mewakafkan lahannya. Tanpa dukungan warga, pekerjaan ini tentu tidak akan berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuyani mengaku sangat mengagumi kepedulian keluarga besar H. Sudar. Meski sudah sukses dan berkiprah di berbagai bidang, perhatiannya terhadap kampung halaman tetap terjaga. Menurutnya, hal ini menjadi contoh bahwa membangun daerah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan juga warga yang memiliki kemampuan untuk berbagi.
“Saya merasa sangat bahagia dan bangga. Fasilitas umum ini dibangun murni atas keikhlasan dan biaya pribadi keluarga H. Sudar, dari awal sampai akhir pekerjaan selesai. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya,” tegas Bupati.
Kini, akses menuju lahan pertanian tidak lagi harus memutar jauh. Jarak tempuhnya menjadi hanya sekitar 1,5 kilometer saja, sehingga aktivitas warga sehari-hari berjalan lebih mudah, perjalanan lebih cepat, dan pekerjaan pun menjadi lebih efisien.
Penulis & Editor : Asam

