Site icon Saksi Hukum Indonesia

Plt Bupati Bersama Ketua PMI Resmikan Bulan Dana PMI 2026, Teguhkan Komitmen Pelayanan Kemanusiaan untuk Masyarakat Tulungagung

TULUNGAGUNG,-Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung resmi mengawali Bulan Dana PMI Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pelayanan kemanusiaan yang berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di Ruang Praja Mukti, Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (29/7/2026), dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin selaku Pelindung PMI.

Pembukaan Bulan Dana PMI menjadi momentum penting untuk menggalang kepedulian masyarakat sekaligus memperkokoh komitmen bersama dalam mendukung layanan sosial, kesehatan, penanggulangan bencana, hingga aksi kemanusiaan yang selama ini menjadi garda terdepan PMI di Kabupaten Tulungagung.

Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan perbankan, pelaku usaha, pengurus PMI kecamatan, serta para relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kemanusiaan.

Dalam laporannya, Ketua PMI Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, menegaskan bahwa seluruh dana hasil Bulan Dana PMI dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal itu dibuktikan melalui pemaparan penggunaan dana yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 15 persen atau sekitar Rp52.335.675 disalurkan kepada PMI Pusat dan PMI Provinsi Jawa Timur sebagai setoran wajib. Sementara itu, dana sebesar Rp296.568.825 dimanfaatkan untuk sedikitnya 18 program prioritas, meliputi layanan ambulans gratis selama satu tahun, distribusi 500.000 liter air bersih ke sembilan kecamatan terdampak kekeringan, pengadaan peralatan rescue, hingga ambulans jenazah sebagai penguatan kapasitas tanggap darurat.

Selain itu, dana juga digunakan untuk mendukung pengamanan kesehatan jemaah haji, pelayanan pada Hari Besar Nasional, pengamanan berbagai kegiatan olahraga, Posko Siaga Lebaran, pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), pembinaan sekitar 1.700 anggota Palang Merah Remaja (PMR), serta keikutsertaan dalam Jumbara PMR Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tri Hariadi menegaskan, Bulan Dana PMI bukan sekadar agenda pengumpulan sumbangan, melainkan gerakan membangun solidaritas, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong yang menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

Kami berharap antusiasme dan partisipasi masyarakat pada tahun 2026 semakin meningkat sehingga PMI Tulungagung dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang semakin cepat, profesional, dan optimal,” tegas Tri Hariadi.

Pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026 berlangsung mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026 berdasarkan Surat Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur tertanggal 8 Januari 2026 serta Keputusan Bupati Tulungagung tentang izin pengumpulan sumbangan dan pembentukan panitia.

Sasaran penggalangan dana meliputi ASN, TNI/Polri, dunia usaha, sektor perbankan, peserta didik mulai jenjang SD hingga SMA sederajat, perguruan tinggi, serta masyarakat umum yang berpartisipasi secara sukarela.

Menutup rangkaian kegiatan, Plt. Bupati Ahmad Baharudin secara resmi membuka Sosialisasi Bulan Dana PMI Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Bulan Dana PMI tidak diukur dari besarnya dana yang terkumpul semata, tetapi dari semakin kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam mendukung misi kemanusiaan. Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat, PMI Tulungagung diharapkan semakin tangguh, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat.(Ft)

Exit mobile version