TULUNGAGUNG,-Stand Kecamatan Besuki menjadi salah satu yang mencuri perhatian pengunjung dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pameran Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Jalan Raya Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, pada 6–8 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Ny. Yuyun Baharudin, didampingi Plt. Bupati, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan dari seluruh kecamatan serta lembaga pendidikan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres Tulungagung, Dandim 0807/Tulungagung, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah, kepala OPD,seluruh camat se-Kabupaten Tulungagung, para kepala desa, pimpinan Bank Jatim dan PT BPR Bank Tulungagung, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, Muspika Sumbergempol, pelaku UMKM, serta masyarakat.
Di antara puluhan stand yang berpartisipasi, Stand Kecamatan Besuki menjadi salah satu yang menarik perhatian pengunjung dengan menampilkan beragam produk unggulan, hasil olahan UMKM, serta potensi lokal yang menjadi kekuatan ekonomi wilayah. Penataan stand yang menarik serta keberagaman produk yang dipamerkan mendapat apresiasi dari para pengunjung.
Stand tersebut dihadiri langsung oleh Camat Besuki Andik Adewianto, S.E., M.M., bersama istrinya, Esty Purwantik, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Tulungagung. Kehadiran keduanya menunjukkan dukungan terhadap promosi produk unggulan daerah, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan potensi ekonomi berbasis kearifan lokal.
Andik Adewianto berharap Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan dapat terus menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Tulungagung karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana efektif memperkenalkan potensi unggulan Kecamatan Besuki kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, setiap kecamatan memiliki potensi yang layak dikembangkan dan dipromosikan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Esty Purwantik, S.H., M.H., berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, lembaga pendidikan, pelaku UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar produk-produk lokal Kabupaten Tulungagung semakin berkembang, memiliki kualitas yang lebih baik, mampu bersaing di pasar yang lebih luas, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam laporannya, Sony Welli Ahmadi, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta mengendalikan laju inflasi daerah.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2026, Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan sebanyak enam kali dengan dukungan berbagai perangkat daerah, TNI, dan Polri. Berbagai komoditas strategis seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, daging ayam, ikan, gula pasir, minyak goreng, dan aneka sayuran dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa perubahan iklim global menjadi tantangan serius terhadap sektor pertanian sehingga seluruh pihak harus memperkuat langkah antisipasi guna menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.
Ia juga mengajak seluruh OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketersediaan pangan, memperlancar distribusi, serta mengendalikan inflasi. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mampu mewujudkan pangan yang berkualitas, harga yang terjangkau, petani yang semakin sejahtera, serta masyarakat Tulungagung yang semakin makmur.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 yang berlangsung hingga 8 Agustus 2026 ini tidak hanya menjadi sarana menjaga stabilitas harga pangan, tetapi juga menjadi ajang promosi produk unggulan dari seluruh kecamatan, memperkuat peran UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.(Ft)

