TULUNGAGUNG,-Ketua GP Ansor Kecamatan Gondang, Muhamad Safi’i, menegaskan bahwa Ansor Cup XXI bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Turnamen sepak bola tersebut harus menjadi wadah pembinaan, ruang silaturahmi, sekaligus panggung bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi.
Penegasan itu disampaikan setelah Notorejo Putra tampil sebagai Champion Ansor Cup XXI Kecamatan Gondang. Notorejo Putra memastikan gelar juara setelah menundukkan Kesebelasan Desa Jarakan dengan skor telak 3-0 dalam laga final di Stadion Natadiwira, Desa Tawing, Kecamatan Gondang, Minggu (6/9/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan Notorejo Putra sebagai juara pertama, sementara Desa Jarakan harus puas sebagai juara kedua. Laga puncak berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat dan dukungan suporter kedua kesebelasan.
Bagi Muhamad Safi’i, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan Ansor Cup. Menurutnya, jauh lebih penting memastikan turnamen mampu memberikan ruang positif bagi pemuda serta memperkuat hubungan antardesa.
Harapan kami, kegiatan seperti ini menjadi wadah silaturahmi, bukan menjadi ajang balas dendam ataupun perseteruan. Ini adalah ajang silaturahmi supaya pemuda-pemuda di Kecamatan Gondang bisa terwadahi di bidang sepak bola,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Ia menegaskan, rivalitas merupakan bagian dari kompetisi, tetapi tidak boleh mengikis persaudaraan. Setiap pertandingan harus dijalankan dengan menjunjung sportivitas, menghormati lawan, serta menjaga keamanan dan ketertiban.
Ansor Cup XXI diikuti 14 desa se-Kecamatan Gondang dan berlangsung selama kurang lebih dua minggu dua hari, sebelum ditutup dengan laga final. Turnamen ini menjadi wadah bagi pemuda untuk menyalurkan minat, bakat, dan potensi di bidang sepak bola.
Muhamad Safi’i mengatakan Ansor Cup akan terus didorong menjadi agenda rutin setiap tahun. Kompetisi tersebut telah berlangsung sejak sekitar tahun 2000-an, namun sempat terkendala pandemi COVID-19. Tahun ini, Ansor Cup kembali digelar dan memasuki penyelenggaraan ke-21.
Kami ingin anak-anak muda di Kecamatan Gondang memiliki wadah untuk menyalurkan bakat dan prestasinya di bidang sepak bola,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Notorejo, Mustakim, menyambut positif keberhasilan Notorejo Putra meraih gelar juara. Prestasi tersebut diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus pemantik semangat generasi muda Notorejo untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi di bidang olahraga.
Keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada raihan trofi. Gelar juara menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola di tingkat desa dan mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang mampu membawa nama baik Notorejo dan Kecamatan Gondang.
Dari sisi penghargaan, juara pertama menerima hadiah Rp3,5 juta, sedangkan total hadiah yang diperebutkan dalam Ansor Cup XXI mencapai Rp10 juta.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen tersebut. Ia berharap Ansor Cup tetap menjadi ajang olahraga yang menghibur, aman, tertib, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan PSSI Kabupaten Tulungagung, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kompetisi sepak bola Ansor Cup ke-21 ini. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Ansor Cup XXI pun ditutup dengan kemenangan Notorejo Putra. Namun, pesan yang ditegaskan Ketua Ansor Gondang menjadi fondasi utama kompetisi tersebut: prestasi boleh diperebutkan dengan penuh gengsi, tetapi persaudaraan harus tetap berdiri di atas rivalitas.(Ft)

