Site icon Saksi Hukum Indonesia

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Sehat Hari Koperasi ke-79, Plt Bupati dan Dekopinda Tegaskan Koperasi Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat

TULUNGAGUNG,-Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti jalan sehat dan senam massal dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 di Alun-Alun Tulungagung, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Jalan sehat tersebut diikuti masyarakat serta seluruh siswa-siswi SD Negeri ,peserta Siswa siswi SMP,SMA dan SMK kabupaten Tulungagung se-Kecamatan Kota Tulungagung, sehingga kawasan Alun-Alun Tulungagung dipadati peserta sejak pagi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur (Dekopinwil Jatim) Slamet Sutanto, Ketua Dekopinda Kabupaten Tulungagung H. Nyadin, M.AP., jajaran Forkopimda, insan koperasi serta masyarakat.

Kemeriahan semakin terasa dengan puluhan hadiah dan doorprize yang disiapkan panitia. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, disusul sepeda listrik, sepeda gunung, kulkas dan berbagai hadiah lainnya.

Namun, di balik kemeriahan jalan sehat tersebut, tersimpan pesan yang jauh lebih penting. Peringatan Hari Koperasi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Koperasi harus mampu hadir sebagai kekuatan ekonomi masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya.
Pesan tersebut disampaikan tegas Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M.

Di hadapan ribuan peserta, Ahmad mengajak masyarakat untuk semakin mengenal dan mengambil bagian dalam gerakan koperasi.
“Mari semua berkoperasi,” tegas Ahmad.

Menurutnya, koperasi memiliki kekuatan yang bertumpu pada kebersamaan dan gotong royong. Nilai tersebut harus diwujudkan dalam aktivitas ekonomi yang produktif agar koperasi benar-benar mampu memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.

Ahmad juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Tulungagung membutuhkan keterlibatan seluruh elemen. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.

Mari bersama-sama membangun Tulungagung yang damai, rukun dan kondusif, agar semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Jalan sehat tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Forkopimda, jajaran gerakan koperasi dan masyarakat. Kehadiran Ketua Dekopinwil Jatim Slamet Sutanto turut memperkuat keterlibatan organisasi perkoperasian dalam momentum Hari Koperasi di Tulungagung.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Tulungagung H. Nyadin, M.AP., mengatakan jalan sehat merupakan salah satu bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 yang telah digelar sejak Juni hingga September 2026.

Menurut Nyadin, rangkaian kegiatan tahun ini tidak hanya berorientasi pada seremoni. Insan koperasi juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Salah satunya melalui bakti sosial dengan membagikan 300 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp100 ribu.

Selain bakti sosial, rangkaian kegiatan juga diisi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kemanusiaan.

Insan koperasi turut menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata keterlibatan gerakan koperasi dalam memberikan manfaat langsung di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertegas bahwa koperasi tidak hanya berbicara tentang aktivitas ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Tulungagung menjadi momentum untuk kembali memperkuat pemahaman bahwa koperasi bukan sekadar nama kelembagaan atau kegiatan tahunan.

Koperasi dituntut mampu tumbuh secara sehat, dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh anggota maupun masyarakat.

Semangat “Mari semua berkoperasi” karena itu tidak cukup berhenti sebagai slogan. Diperlukan partisipasi masyarakat dan pengelolaan koperasi yang mampu menjawab kebutuhan ekonomi anggotanya.

Kehadiran ribuan warga di Alun-Alun Tulungagung menjadi gambaran kuatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti momentum Hari Koperasi. Namun, substansi peringatan tetap terletak pada bagaimana semangat kebersamaan tersebut diterjemahkan menjadi gerakan ekonomi yang nyata.

Dari jalan sehat hingga berbagai kegiatan sosial, pesan yang disampaikan cukup jelas: koperasi harus hadir di tengah masyarakat, bergerak bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Hari Koperasi ke-79 di Tulungagung diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat gerakan koperasi sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun perekonomian daerah.(Ft)

Exit mobile version