TULUNGAGUNG,-Kepala SMKN 1 Bandung, Kurniyanti Puji Hendini, menyampaikan klarifikasi terkait makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima pihak sekolah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (30/9/2026).
Kurniyanti menjelaskan, pihak sekolah menemukan bagian ikan dalam paket makanan MBG yang terlihat berwarna kehijauan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena warna ikan dinilai berbeda dari kondisi yang biasanya.
Memang hari ini kami mendapatkan makanan MBG dari SPPG. Ada kekurangannya, yaitu pada ikannya agak berwarna hijau,” ujar Kurniyanti.
Meski demikian, pihak sekolah tidak langsung menyatakan makanan tersebut tidak layak dikonsumsi. Sebelum mengambil keputusan, sejumlah guru telah mencoba makanan tersebut. Berdasarkan keterangannya, tidak ada keluhan atau gangguan yang dirasakan setelah mencicipi makanan tersebut.
Kami Bapak Ibu Guru sudah mencobanya dan tidak terjadi apa-apa. Tetapi kami tidak berani memberikannya kepada murid kami karena warnanya yang tidak sesuai dengan biasanya,” jelasnya.
Menurut Kurniyanti, keputusan untuk tidak membagikan makanan tersebut kepada siswa merupakan bentuk kehati-hatian pihak sekolah dalam menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik.
Kami hanya ingin menjaga keamanan supaya anak-anak nanti tidak terjadi apa-apa. Maka itu kita kembalikan ke pihak SPPG,” tegasnya.
Ia berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak SPPG agar pemeriksaan terhadap makanan dilakukan secara lebih teliti sebelum didistribusikan ke sekolah.
Untuk lain kali mohon SPPG bisa melakukan pengecekan ulang sebelum makanan itu disampaikan kepada kami,” pintanya.
Kurniyanti juga menegaskan bahwa tidak ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan dalam kejadian tersebut. Hal itu karena makanan yang kondisi ikannya dinilai berbeda tersebut tidak diberikan kepada siswa.
Tidak usah membesarkan cerita ini karena memang tidak terjadi apa-apa. Sebetulnya itu layak untuk dikonsumsi, cuma karena warnanya, kami tidak bisa memberikan kepada anak-anak,” ungkapnya.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai penjelasan pihak sekolah terkait makanan MBG yang dikembalikan kepada SPPG. Pihak sekolah menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan semata-mata sebagai bentuk kehati-hatian untuk memastikan makanan yang diberikan kepada peserta didik berada dalam kondisi yang diyakini aman dan sesuai sebelum dikonsumsi.(Ft)

