Site icon Saksi Hukum Indonesia

DLH Tulungagung Perkuat Gerakan Donbikon, Lebih dari 10.000 Biji Tanaman Terkumpul untuk Rehabilitasi dan Pelestarian Lingkungan

TULUNGAGUNG,-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui Gerakan Donasi Biji dan Bibit Tanaman (Donbikon). Hingga 20 Oktober 2026, gerakan tersebut berhasil menghimpun lebih dari 10.000 biji tanaman dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat perorangan, UPAS/UPTD, hingga lembaga pendidikan.

Capaian ini menjadi wujud nyata tumbuhnya kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat upaya rehabilitasi lahan, konservasi, dan pemeliharaan fungsi lingkungan hidup secara berkelanjutan di Kabupaten Tulungagung.

Gerakan Donbikon diprakarsai DLH Kabupaten Tulungagung sebagai langkah untuk mengantisipasi kerusakan lahan, penurunan tutupan hutan, serta berbagai ancaman terhadap keseimbangan ekosistem. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak mengambil bagian dalam upaya penghijauan dengan memanfaatkan biji tanaman yang dapat dikembangkan menjadi bibit untuk mendukung pelestarian alam.

Jenis biji yang didonasikan meliputi tanaman produktif atau buah lokal yang dikenal dengan istilah Multi Purpose Tree Species (MPTS), serta biji tanaman pohon berkayu. Biji yang disumbangkan diharapkan sudah dibersihkan dan dikeringkan sehingga dapat diproses lebih lanjut untuk kebutuhan persemaian.

Hingga 20 Oktober 2026, lebih dari 10.000 biji tanaman telah terkumpul melalui partisipasi berbagai pihak. Sejumlah lembaga pendidikan yang turut berkontribusi antara lain SDN 2 Pucungkidul, MI Miftahul Huda Dono Sendang, SMPN 1 Gondang, SDN 1 Bago, SMPN 1 Bandung, dan MTsN 6 Tulungagung, serta sejumlah pihak lainnya.

Keterlibatan masyarakat dan lembaga pendidikan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Gerakan Donbikon juga membuka ruang bagi sekolah untuk menanamkan kepedulian terhadap alam kepada peserta didik melalui kegiatan nyata yang memiliki manfaat jangka panjang.

Partisipasi dari berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa gerakan pelestarian lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Donasi biji tanaman menjadi salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan secara bersama-sama untuk mendukung penghijauan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Biji tanaman yang terkumpul selanjutnya melalui tahapan pengolahan sebelum ditanam. Proses tersebut meliputi pemilahan, pembersihan, dan pengeringan, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pada gulutan atau polybag di area persemaian Hutan Kota Ketanon, Kabupaten Tulungagung.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan biji agar dapat tumbuh menjadi bibit tanaman yang nantinya berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lingkungan sesuai kebutuhan.

Dengan pengelolaan yang terarah, donasi biji tanaman tidak hanya menjadi kegiatan pengumpulan bahan tanam, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbanyak tanaman produktif dan pohon berkayu. Keberadaan tanaman tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan tutupan vegetasi serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Masyarakat, instansi, lembaga pendidikan, komunitas, dan berbagai pihak yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui Posko Donbikon di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung. Biji yang disumbangkan berupa biji tanaman produktif atau buah lokal (MPTS) maupun biji pohon berkayu yang telah dibersihkan dan dikeringkan.

Gerakan Donbikon menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun gerakan penghijauan yang konsisten dan berkelanjutan.

Capaian lebih dari 10.000 biji tanaman hingga 20 Oktober 2026 menjadi langkah positif dalam memperluas partisipasi masyarakat terhadap upaya konservasi lingkungan di Kabupaten Tulungagung.

Ke depan, gerakan ini diharapkan terus berkembang, menjangkau lebih banyak pihak, serta menghasilkan bibit yang dapat mendukung kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lahan. Melalui Donbikon, langkah kecil berupa donasi biji tanaman diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi kelestarian lingkungan sekaligus menjadi investasi ekologis bagi generasi mendatang.(Ft)

Exit mobile version