Site icon Saksi Hukum Indonesia

Plt Bupati Ahmad Baharudin Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-821, Gaungkan Persatuan dan Pengabdian untuk Tulungagung

TULUNGAGUNG,-Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., secara resmi meluncurkan logo sekaligus rangkaian agenda perayaan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung Tahun 2026. Peluncuran berlangsung di Taman Titik 0 Kilometer Tulungagung, Jumat (30/10/2026) malam, dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD),para camat se-Kabupaten Tulungagung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat.

Peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi ke-821 yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026. Berbagai agenda akan digelar dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dalam memperingati perjalanan panjang Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-821 bukan sekadar agenda seremonial tahunan maupun perayaan bertambahnya usia daerah. Momentum tersebut harus dimaknai sebagai kesempatan untuk merefleksikan perjalanan sejarah, menjaga warisan budaya, memperkuat persatuan, serta membangun komitmen bersama demi kemajuan Tulungagung.

Ia juga menekankan bahwa logo Hari Jadi ke-821 bukan hanya identitas visual perayaan, melainkan simbol perjalanan panjang Kabupaten Tulungagung yang memiliki sejarah, budaya, tradisi, serta nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi penerus.

Dengan diluncurkannya logo dan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-821 ini, secara resmi seluruh agenda perayaan kita mulai. Hari Jadi ke-821 bukan hanya sekadar angka, tetapi merupakan bukti perjalanan sejarah panjang Tulungagung yang telah melalui berbagai zaman, peristiwa, dan perjuangan. Semua itu harus kita jaga, kita syukuri, dan kita lanjutkan bersama,” tegas Ahmad Baharudin.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Tulungagung untuk turut menyemarakkan rangkaian peringatan tersebut, menjaga kondusivitas dan keamanan daerah, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Tulungagung agar semakin maju, guyub rukun, dan bermartabat.

Tahun ini, peringatan Hari Jadi ke-821 mengusung tema “Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi”, yang bermakna bangkit, bersatu, dan mengabdi menuju Tulungagung yang makmur dan sejahtera.

Tema tersebut mengandung pesan bahwa kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan hanya melalui kebijakan pemerintah. Diperlukan persatuan, gotong royong, kepedulian, serta kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat. Semangat bangkit harus diwujudkan melalui kerja, persatuan harus tercermin dalam kebersamaan, sedangkan pengabdian harus dibuktikan melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk menyemarakkan peringatan tersebut, Pemkab Tulungagung telah menyiapkan beragam agenda yang mencakup bidang pemerintahan, sosial, budaya, ekonomi, olahraga hingga hiburan rakyat.

Sejumlah kegiatan yang telah disiapkan di antaranya Festival Olahraga Tradisional dengan melibatkan 765 peserta dari seluruh OPD, pagelaran Wayang Kulit Kolosal dengan lakon Gatotkaca Winisudho di empat wilayah kawedanan, kirab budaya, pameran UMKM, serta berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat luas.

Rangkaian agenda tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghadirkan kemeriahan perayaan, tetapi juga menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah, melestarikan kebudayaan, serta mendorong pergerakan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-821.

Ia berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan meriah, tertib, aman, lancar, dan sukses. Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi bagian penting agar peringatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan pemerintah, melainkan benar-benar menjadi perayaan bersama seluruh warga Kabupaten Tulungagung.

Kabupaten Tulungagung sendiri akan genap berusia 821 tahun pada 18 November 2026. Perjalanan panjang tersebut bukan sekadar catatan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus terus bergerak maju dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga warisan budaya, serta menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan secara nyata.

Melalui semangat Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti, Ahmad Baharudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persatuan, memperkuat pengabdian, dan meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Tulungagung yang semakin maju, makmur, dan sejahtera.

Peringatan Hari Jadi ke-821 diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara, peluncuran logo, maupun seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum bersejarah ini harus menjadi energi baru untuk memperkuat gotong royong, menjaga persatuan, dan memastikan setiap langkah pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(Ft)

Exit mobile version