Halal Bihalal Disdik Tulungagung, PLT Kadin Tekankan Disiplin, Efektivitas, dan Budaya Kerja Bersih Pasca Lebaran
Tulungagung,-Mengawali hari pertama masuk kerja pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Halal Bihalal Rabu(25/3/2026).
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna kebersamaan.

Seluruh jajaran pegawai tampak berkumpul dan saling bersalaman sebagai wujud mempererat tali silaturahmi serta saling memaafkan setelah menjalani ibadah Ramadan. Momentum ini menjadi bagian penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus membangun kembali semangat kerja usai masa libur panjang.
Selain sebagai tradisi tahunan, Halal Bihalal juga dimanfaatkan sebagai sarana refleksi dan konsolidasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan. Dengan semangat baru yang terbangun, diharapkan seluruh aparatur mampu bekerja lebih optimal dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Deni Susanti, A.P., M.M., dalam arahannya menegaskan bahwa pasca libur Lebaran seluruh pegawai harus segera kembali pada ritme kerja yang normal dan profesional.
“Libur telah usai, mari kita kembalikan ritme kerja ke mode normal. Jaga kedisiplinan jam kerja sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya,Rabu(25/3/2026).
Ia menambahkan, kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta untuk meningkatkan tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan tugas masing-masing.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya efektivitas kerja dalam menyelesaikan target-target yang telah ditetapkan, khususnya pada Triwulan I (TW I) tahun anggaran berjalan.
“Saya berharap kita bisa bekerja lebih efektif dalam menyelesaikan target-target di Triwulan I. Setiap program dan kegiatan harus berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan semangat Idul Fitri sebagai momentum membangun budaya kerja yang lebih baik, bersih, dan transparan.
“Semangat Idul Fitri harus kita jadikan energi positif untuk memperkuat integritas, membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta menjauhkan diri dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan,” imbuhnya.
Menurutnya, budaya kerja yang sehat dan profesional akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat, sejalan dengan upaya mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung.
Dengan semangat kebersamaan yang terjalin dalam Halal Bihalal ini, diharapkan seluruh pegawai mampu terus berinovasi, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan kemudian ditutup dengan saling bersalaman antarpegawai sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan, disertai ucapan penuh makna, “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,”(Ft).










