Site icon Saksi Hukum Indonesia

Plt Bupati Tulungagung Lantik 74 Pejabat Fungsional, Tekankan Kinerja ASN Tak Boleh Sekadar Formalitas

TULUNGAGUNG,-Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali melakukan penguatan struktur aparatur sipil negara. Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Ahmad Baharudin secara resmi melantik 74 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Tulungagung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Prajamukti lantai dua Kantor Bupati Tulungagung, Selasa (05/05/2026).

Pelantikan ini dirangkaikan dengan pengambilan sumpah/janji jabatan, sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi berlangsung tertib dan dihadiri jajaran pejabat struktural serta kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung menegaskan bahwa jabatan yang diterima para pejabat fungsional merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga setiap pegawai yang telah terpilih harus mampu menunjukkan rasa syukur melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan ini harus disyukuri dengan kerja nyata, semangat, dan peningkatan kinerja. Ini penting agar kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tulungagung semakin meningkat,” tegasnya.

Plt Bupati menjelaskan bahwa 74 pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari pengangkatan pertama serta perpindahan jabatan ke dalam jabatan fungsional. Menurutnya, jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam sistem manajemen ASN modern.
Jabatan tersebut, lanjutnya, dirancang untuk memastikan profesionalitas ASN yang berbasis pada keahlian, keterampilan, dan kompetensi tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jabatan fungsional ini dibentuk untuk menjamin profesionalitas ASN berdasarkan keahlian dan kompetensi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Plt Bupati menyoroti pentingnya menjaga citra dan integritas ASN di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi. Ia meminta seluruh ASN untuk bekerja sesuai aturan, kode etik, serta prinsip kehati-hatian dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, setiap ASN harus mampu memahami konsekuensi dari jabatan yang diemban, termasuk tanggung jawab moral dan administratif dalam pelayanan publik.
“Saudara-saudari harus berpikir ke depan tentang konsekuensi sebagai PNS. Jadilah bagian penting dari motor penggerak perubahan ke arah yang lebih baik,” pesannya.

BACA JUGA:  ​Mahkota Kemabruran Tamu Allah: Plt Bupati Ahmad Baharudin Pimpin Prosesi Agung Tasyakuran Haji Tulungagung 2026 ​TULUNGAGUNG,-Penyelenggaraan ibadah haji Kabupaten Tulungagung tahun 2026 resmi dinyatakan berjalan dengan sukses, tertib, aman, dan lancar. Kesuksesan operasional tahun ini dinilai sebagai buah dari sinergi solid antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), instansi terkait, aparat keamanan, serta seluruh tim petugas haji sejak masa persiapan hingga pemulangan. ​Hal tersebut mengemuka dalam acara penyambutan resmi kepulangan jemaah haji yang berlangsung penuh haru di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu (8/7/2026). Jemaah yang di antaranya tergabung dalam Kloter 103 ini disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. ​ ​Dalam acara tersebut, perwakilan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung menyampaikan laporan resmi mengenai kondisi akhir jemaah kepada Plt. Bupati. Berdasarkan data statistik, total jemaah yang awalnya diberangkatkan dari Tulungagung menuju Asrama Haji Surabaya adalah sebanyak 1.175 orang. Namun, terdapat 1 jemaah yang kembali ke Tulungagung sebelum bertolak, sehingga total jemaah yang terbang ke Tanah Suci berjumlah 1.174 orang. ​Hingga hari pelaporan, sebanyak 1.166 jemaah telah tiba kembali dengan selamat di kampung halaman Tulungagung. Di sisi lain, dilaporkan pula terdapat 7 jemaah yang wafat di Tanah Suci dan 1 jemaah yang saat ini masih harus menjalani perawatan medis di Makkah. Pihak Kemenag dan Pemkab Tulungagung menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jemaah tersebut, seraya mendoakan agar almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. ​ ​Dalam sambutan resminya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam atas kembalinya para tamu Allah ke tanah air. Beliau menyatakan bahwa rasa haru dan bahagia yang tiada tara adalah kalimat yang paling tepat untuk melukiskan perasaan seluruh pihak saat menyambut jemaah haji yang baru tiba. Hati para tamu Allah pasti merasakan kebahagiaan mendalam karena telah menyempurnakan keislamannya. ​Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan penting agar para jemaah senantiasa menjaga kemabruran haji yang diimplementasikan melalui dampak sosial, budi luhur, dan akhlak mulia. Ahmad Baharudin menekankan tiga ciri utama haji mabrur yang harus melekat dalam kehidupan sehari-hari, yaitu suka menebar salam untuk membawa kedamaian, suka memberi dan menolong orang lain yang membutuhkan, serta suka memberi maaf kepada sesama. Sifat-sifat tersebut hendaknya dapat disebarkan dan ditularkan kepada orang lain agar melekat kuat di dalam diri masyarakat. ​Senada dengan Plt. Bupati, pihak Kemenag juga mengingatkan bahwa ibadah haji adalah momentum penting untuk membentuk karakter dan meningkatkan kepedulian sosial. Sekembalinya ke tanah air, jemaah memikul harapan besar untuk menjadi teladan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, basyariyah, dan wathaniyah, serta aktif berkontribusi dalam membangun Kabupaten Tulungagung yang agamis, harmonis, dan sejahtera. ​Di akhir sambutan, Ahmad Baharudin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas haji, mulai dari petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Pembimbing Ibadah Haji Khusus (PIHK), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga tim medis. Secara khusus, beliau mengaku bangga atas kedisiplinan jemaah asal Tulungagung dan berterima kasih karena Kloter 103 dinilai sebagai kloter terbaik yang tertib serta berhasil memberikan nama baik untuk Kabupaten Tulungagung. ​Acara formal ini kemudian ditutup dengan doa bersama untuk seluruh jemaah, dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah hikmah haji yang dibawakan oleh Romo KH. Muzhar Hamdani.(Ft)

Ia juga menekankan agar seluruh ASN menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat dengan bekerja lebih cermat, hati-hati, serta memahami regulasi yang berlaku.
“Ingat, setiap jabatan harus berkontribusi pada keberhasilan program pemerintah daerah dan akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tulungagung, Soeroto, dari BKPSDM Kabupaten Tulungagung, menjelaskan bahwa dari total 74 pejabat yang dilantik, sebanyak 72 orang merupakan hasil pengangkatan CPNS, sedangkan 2 orang lainnya berasal dari perpindahan jabatan fungsional.

Ia menuturkan bahwa proses pengangkatan ini merupakan hasil tahapan panjang yang telah dimulai sejak April 2025, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan tenaga profesional di berbagai sektor pemerintahan.

Selain itu, BKPSDM juga telah mengusulkan 287 formasi CPNS tambahan kepada pemerintah pusat tahun ini. Usulan tersebut diprioritaskan untuk sektor pelayanan dasar, terutama tenaga kesehatan.
“Paling banyak untuk tenaga medis seperti dokter spesialis dan perawat. Saat ini kami masih menunggu persetujuan resmi dari Kementerian PAN-RB,” jelasnya.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Asisten Administrasi Umum Sekda, para kepala OPD terkait, serta sejumlah undangan lainnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan para pejabat fungsional yang baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.(Ft)

Exit mobile version