Liga Kemerdekaan Tanon FC Resmi Bergulir, Plt Bupati Tegaskan Olahraga Perekat Persatuan
TULUNGAGUNG,-Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui olahraga. Kelompok Masyarakat (Pokmas) Tanon FC bersama Pemerintah Desa Ketanon, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, resmi menggelar Liga Kemerdekaan HUT RI ke-81 di Lapangan Desa Ketanon, Sabtu (1/8/2026).
Turnamen sepak bola yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung meriah dengan dukungan sekitar 20 sponsor serta antusiasme tinggi masyarakat. Bagi panitia, kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan media memperkuat persaudaraan, membangun komunikasi antarwarga, dan menjaga kondusivitas daerah.
Mewakili pengurus Pokmas Tanon FC, Mubadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral, material, maupun finansial sehingga penyelenggaraan turnamen dapat terlaksana dengan meriah.
Alhamdulillah tahun ini sponsor sangat banyak, sekitar 20 sponsor. Terima kasih kepada seluruh sponsor, donatur, dan semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik. Mudah-mudahan pelaksanaannya juga berlangsung meriah,” ujarnya.
Ia menegaskan, esensi Liga Kemerdekaan bukan hanya memperebutkan trofi juara, tetapi menjadi ruang silaturahmi yang mampu mempererat hubungan antarpemain dan masyarakat.
Yang paling utama bukan mencari siapa juaranya, tetapi membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan menjalin silaturahmi antar pemain maupun masyarakat,” tambahnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat merupakan salah satu cara efektif memperkuat persatuan sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Melalui komunitas sepak bola ini mari kita jalin komunikasi yang baik. Semoga bersama-sama kita mampu menciptakan Tulungagung yang damai dan kondusif. Lingkungan yang aman dan nyaman akan membuat seluruh aktivitas sosial maupun kemasyarakatan berjalan dengan lancar,” kata Ahmad Baharudin.
Turnamen Liga Kemerdekaan HUT RI ke-81 diikuti delapan grup menggunakan sistem setengah kompetisi. Menariknya, peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai remaja hingga pemain veteran berusia sekitar 70 tahun. Panitia juga menyusun pembagian grup secara seimbang agar pertandingan berlangsung kompetitif sekaligus menghibur masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Baharudin juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
Saya mohon para pemain tampil sportif dan penuh semangat. Kalau waktunya menendang bola ya tendang bolanya, bukan temannya. Bermainlah dengan jujur dan tunjukkan semangat olahraga yang sesungguhnya,” pesannya disambut tawa para peserta.
Selain menjadi ajang olahraga, penyelenggaraan Liga Kemerdekaan juga membawa dampak positif terhadap perawatan fasilitas publik. Lapangan Desa Ketanon yang sebelumnya dalam kondisi gundul kini berubah menjadi lebih hijau dan layak digunakan setelah panitia bergotong royong melakukan penanaman rumput hingga larut malam.
Kurang lebih dua minggu lalu lapangan ini masih gundul. Panitia bekerja lembur sampai pukul 23.00 WIB untuk menanam kembali rumput. Alhamdulillah sekarang hasilnya sudah sangat layak digunakan sebagai arena pertandingan,” jelas Mubadi.
Plt. Bupati Ahmad Baharudin mengapresiasi dedikasi panitia dalam merawat lapangan. Ia berharap kegiatan olahraga yang rutin digelar akan membuat fasilitas tersebut terus terpelihara dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Ketanon.
Menurutnya, lapangan yang aktif digunakan akan menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola daerah, sejalan dengan semangat HUT RI ke-81 yang mengedepankan persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun Tulungagung yang aman, damai, dan semakin kondusif.(Ft)










