Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Hadiri Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Tulungagung,-Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E. bersama Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Evaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Lojikka, Jalan H. Agus Salim, Tulungagung, pada Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara terencana, akuntabel, dan tepat sasaran. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan status gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Badan Gizi Nasional (BGN), antara lain Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Ibu Nanik Sudaryati Deyang, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, S.IP., M.Han., M.Sc., serta Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Ibu Enny Indarti, S.STP., M.Si. Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulungagung, unsur KPPG, KAREG, WAKAREG, KORWIL, KORCAM, jajaran Satuan Tugas Percepatan Program MBG Kabupaten Tulungagung, serta para Kepala SPPG dan yayasan mitra dari Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada jajaran Badan Gizi Nasional serta seluruh peserta yang hadir. Bupati menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.
Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Tulungagung terus berupaya memperkuat implementasi program tersebut melalui pengembangan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Dari target 90 SPPG di Kabupaten Tulungagung, hingga 7 Januari 2026 telah beroperasi sebanyak 69 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah. Pemerintah daerah menargetkan 21 SPPG yang belum beroperasi dapat segera terpenuhi secara bertahap dan merata sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.

BACA JUGA:  Kapolri : TNI-Polri Bersinergi Jamin Keamanan KTT IAF di Bali

Menurut Bupati, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran, tetapi juga oleh kualitas tata kelola, pengawasan, serta kolaborasi lintas sektor yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, mitra yayasan, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Sinergi dan koordinasi yang kuat menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi secara berkelanjutan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulungagung dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan evaluasi ini sangat penting sebagai sarana penyamaan persepsi, peningkatan kapasitas pengelola SPPG, serta identifikasi kendala di lapangan. Dengan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan kualitas layanan SPPG dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi ketepatan sasaran, keamanan pangan, maupun efektivitas distribusi.

Menutup sambutannya, Bupati Tulungagung mengajak seluruh pihak untuk memiliki komitmen bersama, memperkuat koordinasi, serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Tulungagung.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai