Panen Raya Ngunggahan, Ketua Komisi B DPRD Tulungagung Siap Kawal Aspirasi Petani demi Perkuat Swasembada Pangan

TULUNGAGUNG,-Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, Widodo Prasetyo, S.P., M.MA., menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para petani Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, terutama terkait perbaikan saluran irigasi dan jalan usaha tani sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Komitmen tersebut disampaikan Widodo saat menghadiri Panen Raya dan tradisi Labuh yang digelar Kelompok Tani Wijoyo Mulyo di area persawahan Desa Ngunggahan, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Drs. Suyanto, M.M., jajaran Forkopimca Bandung, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Pemerintah Desa Ngunggahan, tokoh masyarakat, dan ratusan petani.

Ketua Poktan Wijoyo Mulyo, Muntholib, menyampaikan bahwa Desa Ngunggahan merupakan salah satu lumbung pangan Kabupaten Tulungagung. Dari sekitar 320 hektare lahan yang memasuki masa panen, sebanyak 160 hektare merupakan lahan yang dikelola Poktan Wijoyo Mulyo dengan hasil panen yang dinilai cukup baik.
Di balik keberhasilan tersebut, para petani menyampaikan keluhan terkait kondisi saluran irigasi dan jalan usaha tani yang masih memerlukan perhatian serius pemerintah karena berdampak langsung terhadap produktivitas dan kelancaran distribusi hasil panen.

Menanggapi aspirasi itu, Widodo Prasetyo menegaskan Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung akan mengawal dan memperjuangkan usulan tersebut agar menjadi perhatian pemerintah daerah.

Perbaikan irigasi dan jalan usaha tani bukan sekadar kebutuhan petani, tetapi menjadi fondasi utama untuk menjaga produktivitas pertanian. Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung akan mengawal aspirasi ini melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Dinas Pertanian agar dapat direalisasikan sesuai prioritas pembangunan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Sulsel Bersinergi dengan PJR Polda Sulsel Guna Tingkatkan Perlindungan pada Masyarakat 

Widodo menilai keberhasilan program swasembada pangan harus dibarengi dengan keberpihakan terhadap kebutuhan riil petani di lapangan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian merupakan investasi jangka panjang yang akan meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Drs. Suyanto, M.M. menyatakan Dinas Pertanian akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas. Ia menilai keberhasilan panen di Desa Ngunggahan menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara petani, penyuluh, dan pemerintah mampu menjaga sektor pertanian tetap produktif.

Di kesempatan yang sama, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. menegaskan Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, panen raya di Desa Ngunggahan menjadi bukti bahwa Tulungagung memiliki potensi besar dalam mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

Panen Raya Ngunggahan tidak hanya menjadi perayaan atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga menjadi momentum lahirnya komitmen bersama antara DPRD, pemerintah daerah, dan para petani. Bagi Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, mengawal aspirasi petani hingga terealisasi merupakan langkah nyata untuk memastikan pembangunan sektor pertanian berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai