Sidak Proyek Jalan, Bupati Gatut Sunu Tegaskan Mutu dan Transparansi, PUPR Siap Tuntaskan Ruas Boyolangu–Sanggrahan Tepat Waktu
TULUNGAGUNG,-Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah melalui kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Boyolangu–Sanggrahan. Proyek ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung dan dijadwalkan mulai pada 18 Februari 2026 dengan masa pekerjaan selama 90 hari kalender.
Kegiatan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp2.130.076.000,- dengan panjang penanganan sekitar 1,1 kilometer dan lebar 4,5 meter. Pekerjaan dilakukan menggunakan konstruksi aspal hotmix, yang dinilai memiliki daya tahan lebih baik serta mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., Sabtu(14/2/2026),turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan standar teknis yang telah ditetapkan. Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh sekadar mengejar target penyelesaian, tetapi harus mengutamakan kualitas dan manfaat jangka panjang.
Saya tidak ingin pekerjaan ini hanya selesai secara administratif. Harus selesai dengan kualitas yang benar-benar baik sesuai spesifikasi teknis. Jangan sampai asal selesai. Jalan ini merupakan akses vital masyarakat, sehingga hasilnya harus kuat, tahan lama, dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Bupati.
Ia juga meminta agar pengawasan dilakukan secara maksimal dan berjenjang, mulai dari proses persiapan, pelaksanaan, hingga tahap akhir pekerjaan. Menurutnya, pengendalian mutu menjadi kunci agar anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, S.T., M.T., melalui Plt. Kepala Bidang Bina Marga, Ahmat Rifai Sodik Sabtu(14/2/2026),menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan berkala ini merupakan bagian dari program rutin untuk menjaga kemantapan jalan kabupaten agar tetap dalam kondisi baik.
Kami memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang berlaku. Pengawasan akan dilakukan secara ketat di lapangan, termasuk terhadap kualitas material dan proses pengerjaan, sehingga hasilnya maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan aspal hotmix dipilih karena memiliki kualitas yang lebih baik dalam menahan beban lalu lintas serta perubahan cuaca, sehingga diharapkan usia layanan jalan menjadi lebih panjang.
Dengan sinergi antara kepala daerah dan jajaran teknis PUPR, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis proyek pemeliharaan jalan Boyolangu–Sanggrahan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif terhadap kelancaran mobilitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.(Ft)









