Masyarakat Entikong Murka Geruduk.,” Kantor Pemeriksaan Paspor Imigrasi Entikong

Sanggau Entikong ~ Masyarakat di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, terus menyuarakan harapan agar imigrasi dan pemerintah memberikan kebijakan dan ruang bagi mereka untuk mencari nafkah, terutama pasca-pembatasan di perketat perlintasan. Harapan ini didorong oleh keinginan agar kawasan perbatasan tidak hanya berfungsi sebagai simbol kedaulatan negara, tetapi juga kawasan yang maju dan sejahtera secara ekonomi bagi warganya.

Warga setempat berharap pemerintah dapat menyeimbangkan antara aspek keamanan keimigrasian dengan kemudahan akses ekonomi bagi warga yang tinggal di garis perbatasan.

Di sisi lain, Kantor Imigrasi Entikong sedang memperketat pengawasan terhadap pekerja migran indonesia (PMI) untuk mencegah non-prosedural. Mereka juga menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap pungutan liar demi menjaga kepercayaan publik.

Sehingga terjadi ketegangan antara pihak imigrasi dengan masyarakat perbatasan,ada puluhan orang datang mendesak imigrasi agar di berikan kebijakan, imigrasi tetap mempertahan kan aturan sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

Masyarakat entikong murka terhadap oknum wartawan dari salah satu media yang dianggap tidak profesional, mengakibatkan adanya terjadian keributan di  pos lintas batas negara (PLBN),ucap salah warga yang tidak mau di sebut namanya.

Salah satu media online yang tidak profesional mengakibatkan terjadinya permasalahan di pos lintas batas negara (PLBN) Entikong,menjadi pemicu kegaduhan, imigrasi yang jadi sasaran kemarahan massa di dalam gedung pengecekan paspor.

Pengelolaan perbatasan yang seharus  tegas sebagai sebuah security system (sistem keamanan) sangat krusial karena perbatasan bukan sekadar garis administratif, melainkan benteng pertama kedaulatan negara.

Sampai berita ini di turunkan belum ada kata kesepakatan antar massa Dari bergai etnis, masih keadaan memanas.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Palopo Gerak Cepat Kunjungi Korban Laka Mobil Penumpang Karyawisata di Toraja Utara

SHI.com.,”

Mungkin Anda juga menyukai