Plt Bupati Tulungagung Sebut JLS Berpotensi Besar Jadi Pusat Sport Tourism di Jawa Timur

Tulungagung,-Suasana Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung pada Minggu pagi (10/05/2026) tampak berbeda dibanding hari biasanya. Kawasan pesisir selatan yang dikenal dengan panorama alamnya dipadati ratusan peserta yang mengikuti ajang Gemah Coastal Run 2026.

Event lari yang melintasi kawasan pesisir selatan tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi para peserta. Selain berkompetisi menyelesaikan lintasan, para pelari juga disuguhi pemandangan perbukitan hijau, hamparan laut selatan, serta jalur JLS yang membentang di kawasan wisata pantai Tulungagung.

Tidak sedikit peserta yang memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan keindahan alam sepanjang rute perlombaan. Suasana semarak terlihat sejak pagi hari, mulai dari titik keberangkatan hingga sepanjang jalur yang dilalui peserta.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang turut hadir dan memeriahkan kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Gemah Coastal Run 2026. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa Jalur Lintas Selatan tidak hanya memiliki fungsi sebagai jalur penghubung antarwilayah, namun juga menyimpan potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia menilai keberadaan JLS Tulungagung memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan infrastruktur modern dengan keindahan alam pesisir selatan yang masih alami. Kondisi tersebut dinilai sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat sport tourism atau wisata olahraga di Jawa Timur.
“Fenomena ini menunjukkan bahwa Jalur Lintas Selatan mulai berkembang bukan hanya sebagai infrastruktur konektivitas antarwilayah, tetapi juga sebagai ruang baru pengembangan destinasi wisata berbasis pengalaman,” ujarnya.

Menurut Baharudin, kegiatan sport tourism seperti coastal run mampu menghadirkan dampak positif bagi daerah karena melibatkan banyak sektor sekaligus. Tidak hanya sektor olahraga dan pariwisata, namun juga mampu menggerakkan pelaku UMKM, kuliner, hingga ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata.

BACA JUGA:  Laskar Sinrijala Gowa Kuasai Lahan dan Pasang Papan Bicara di Ere Cinnong Bone

Penyelenggaraan event oleh pihak swasta dan komunitas lokal seperti Angkringan Iki juga dinilai menjadi contoh positif kolaborasi dalam mendukung promosi daerah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin kreatif dan menarik minat masyarakat luas.
“Model event yang menggabungkan olahraga, wisata, dan promosi UMKM terbukti efektif menarik kunjungan masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Baharudin menegaskan pentingnya menjaga momentum pengembangan kawasan pesisir selatan Tulungagung melalui berbagai kegiatan positif dan produktif. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki kawasan JLS harus terus didorong agar mampu menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat dalam Gemah Coastal Run 2026, JLS Tulungagung dinilai semakin menunjukkan potensinya sebagai kawasan strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas wilayah, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan wisata dan ekonomi baru di pesisir selatan.
“Melalui Gemah Coastal Run 2026, JLS Tulungagung kembali membuktikan diri bukan sekadar jalur transportasi, melainkan aset wisata strategis yang mampu menyedot animo masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi di wilayah pesisir Kabupaten Tulungagung,” tandasnya.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai