Plt Bupati Tulungagung Tinjau Proyek Aspal Besuki–Gambiran, Tegaskan Pembangunan dan Pengawasan Harus Berjalan Bersama

TULUNGAGUNG,-Plt Bupati Tulungagung melakukan monitoring sekaligus inspeksi lapangan terhadap pekerjaan pengaspalan hotmix di ruas jalan Besuki–Gambiran yang saat ini tengah dikerjakan dengan total panjang sekitar 762 meter. Dalam sidak tersebut turut hadir Camat Besuki, Kepala Desa Besuki, Kabag Pembangunan Farid, jajaran Dinas PUPR.

Dalam kesempatan itu, Sodik mantan PLT Kabid bina marga PUPR,menyampaikan bahwa proyek pengerjaan pengaspalan ruas Besuki–Gambiran dikerjakan oleh CV Sapta Sarana.

Di hadapan warga dan pelaksana proyek, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung tetap menjalankan pembangunan sesuai rencana meski daerah sedang menghadapi berbagai persoalan.
“Pemerintah tetap melaksanakan tugasnya sesuai dengan rencana yang sudah direncanakan. Walaupun Kabupaten Tulungagung ada permasalahan seperti itu, pembangunan tetap berjalan,” tegasnya saat sidak di lokasi proyek, Senin(25/5/2026).

Ia juga meminta masyarakat bersabar karena seluruh proses pembangunan harus berjalan sesuai regulasi dan administrasi yang benar agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun teknis di kemudian hari.
“Semuanya perlu regulasi dan administrasi yang lengkap untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Karena ini harus kita laksanakan dengan regulasi dan administrasi yang benar,” ujarnya.

Selain ruas Besuki–Gambiran, pemerintah juga mengaku tengah menjalankan sejumlah proyek perbaikan jalan di beberapa wilayah lain, di antaranya Desa Wates Kecamatan Sumbergempol, MiriGambar, wilayah Tumpak Mergo Kecamatan Tanggunggunung, hingga Jeglongharjo yang saat ini disebut masih dalam proses pengerjaan.

Namun di tengah pelaksanaan proyek, muncul suara masyarakat yang menilai kualitas pengaspalan di lapangan masih perlu perhatian lebih agar hasil pembangunan benar-benar maksimal dan tahan lama.

BACA JUGA:  Personel Polres Gowa Ikuti Commander Wish Kapolda Sulsel Melalui Zoom Meeting

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati meminta masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut aktif melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan yang dibiayai uang rakyat tersebut.
“Saya harap masyarakat juga bersabar dan ikut mengawasi. Pelaksanaan ini tentu sudah dilakukan sesuai perencanaan dan teori infrastruktur yang ada. Pihak pengawas dan pelaksana nanti akan mengawasi hal tersebut, namun masyarakat juga berhak memberikan masukan,” katanya.

Menurutnya, pengawasan dari masyarakat sangat penting agar kualitas pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi dan hasil pembangunan bisa bertahan lama.
“Jalan ini milik kita bersama. Kalau masyarakat merasa memiliki, akhirnya masyarakat juga akan ikut memelihara dan mengawasi supaya pelaksanaannya benar dan bisa awet,” pungkasnya.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai