Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026, Dispora Siapkan 22 Cabang Olahraga

TULUNGAGUNG,-Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., secara resmi memberangkatkan kontingen atlet pelajar Kabupaten Tulungagung untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Sebanyak 152 atlet disiapkan untuk berkompetisi dan memperjuangkan prestasi demi mengharumkan nama Kabupaten Tulungagung di tingkat provinsi.

Pemberangkatan kontingen tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Ketua KONI Kabupaten Tulungagung beserta jajaran pengurus, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, para pelatih, ofisial, atlet, serta undangan lainnya.

Keikutsertaan kontingen ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam memperkuat pembinaan olahraga pelajar, meningkatkan kualitas atlet, sekaligus mengukur hasil pembinaan yang selama ini telah dilaksanakan.

Plt. Kepala Dispora Kabupaten Tulungagung, Farid Abadi, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa pengiriman kontingen merupakan bentuk keseriusan daerah dalam memberikan kesempatan kepada atlet-atlet terbaik untuk berkompetisi di tingkat provinsi.

Menurut Farid, keikutsertaan dalam dua ajang olahraga tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, persahabatan, dan sportivitas antarpelajar.

Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan mengacu pada surat Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur tentang penyelenggaraan POPDA XV dan PEPARPEDA III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

POPDA XV Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 5 November 2026 di Surabaya dan 4–11 November 2026 di Kabupaten Ngawi. Sementara itu, PEPARPEDA III dilaksanakan pada 7–10 November 2026 di Madiun dan Magetan.

BACA JUGA:  Disnakertrans Tulungagung Buka Suara Soal Upah 2 Tahun Tak Dibayar: “Mediasi Bukan Bentuk Pembiaran”

Berdasarkan laporan Dispora, kontingen Kabupaten Tulungagung diperkuat 152 atlet dengan dukungan 26 pelatih, 24 ofisial, tiga fisioterapis, serta delapan panitia pendamping.

Dalam POPDA XV Tahun 2026, Tulungagung mengikuti 20 cabang olahraga, meliputi atletik, bulu tangkis, karate, menembak, MMA, panahan, panjat tebing, pentathlon, pencak silat, renang, selam, senam, sepak bola, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, bola voli indoor, woodball, dan muay thai.

Sedangkan dalam PEPARPEDA III Tahun 2026, kontingen Tulungagung mengikuti dua cabang olahraga, yakni para-atletik dan para-renang. Dengan demikian, total terdapat 22 cabang olahraga yang diikuti atlet pelajar Tulungagung dalam dua ajang tersebut.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dispora, Dinas Pendidikan, para pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen hingga siap diberangkatkan.

Ia menegaskan bahwa keberangkatan para atlet menuju lokasi pertandingan di Surabaya, Ngawi, Madiun, dan Magetan bukan untuk berekreasi ataupun sekadar bersenang-senang. Mereka membawa tanggung jawab besar untuk memperjuangkan prestasi sekaligus menjaga kehormatan nama Kabupaten Tulungagung.

Ini bukan untuk berekreasi atau sekadar bersenang-senang. Kalian berangkat untuk berjuang demi nama baik Kabupaten Tulungagung. Saya berharap seluruh atlet memiliki semangat dan tekad kuat untuk meraih prestasi,” tegas Ahmad Baharudin.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan atlet pilihan yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan menunjukkan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.

Selain mengejar prestasi, Ahmad menekankan pentingnya menjaga etika, perilaku, dan sikap selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, atlet Tulungagung harus mampu menunjukkan karakter yang baik, tidak hanya unggul dalam kemampuan olahraga, tetapi juga santun dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan atlet dari daerah lain.

BACA JUGA:  Gerak Cepat dan Tepat Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Lakalantas di Parepare

Jaga nama baik Kabupaten Tulungagung. Tunjukkan bahwa atlet Tulungagung tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga santun dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan atlet dari daerah lain,” pesannya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh atlet menjaga kesehatan, kedisiplinan, ketertiban, serta kekompakan selama berada di lokasi pertandingan. Kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting agar seluruh atlet dapat tampil maksimal.

Ahmad Baharudin secara khusus mengingatkan agar para atlet senantiasa mematuhi arahan pelatih dan tidak melakukan aktivitas di luar kendali maupun pengawasan pelatih yang berpotensi merugikan diri sendiri, tim, ataupun kontingen Kabupaten Tulungagung.

Siapkan fisik dan mental, ikuti instruksi pelatih, serta jaga diri masing-masing. Kalian merupakan atlet unggulan yang telah melalui proses seleksi. Tunjukkan kemampuan terbaik dan berjuanglah dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Melalui keikutsertaan dalam POPDA XV dan PEPARPEDA III Tahun 2026, Dispora Kabupaten Tulungagung diharapkan semakin memperkuat sistem pembinaan olahraga pelajar, meningkatkan kualitas atlet, serta melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap seluruh kontingen dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa pulang prestasi membanggakan sekaligus menjaga kehormatan nama daerah.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai