Kapolri Resmikan Komite Olahraga Polri, Wadah Para Polisi Atlet

*

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Komite Olahraga Polri (KOP) di sela Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SSDM Polri Tahun Anggaran 2024 di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan. KOP adalah wadah bagi para polisi yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.

“Pembentukan Komite Olahraga Polri (KOP) sebagai wadah dan sistem guna memastikan pembinaan dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Senin (27/5/2024).

Irjen Dedi berharap akan ada peningkatan signifikan dalam pengembangan bakat dan prestasi personel Polri terkait bidang olahraga, setelah peresmian KOP. Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini juga berharap pembentukan KOP ini akan menciptakan lingkungan kondusif bagi polisi atlet dalam mengasah kemampuan secara optimal.

“ Dengan adanya KOP, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam pengembangan bakat olahraga di kalangan anggota Polri, serta terciptanya lingkungan yang kondusif bagi para atlet untuk meraih prestasi secara maksimal,” ujar Irjen Dedi.

Irjen Dedi menyampaikan harapan partisipasi Polri di bidang olahraga Tanah Air maupun mancanegara dapat meningkatkan dukungan masyarakat pada Korps Bhayangkara. Dukungan masyarakat, kata Dedi, merupakan modal pelaksanaan tugas pokok Polri.

“Partisipasi Polri dalam kegiatan olahraga di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan penerimaan dan dukungan masyarakat terhadap Polri. Yang pada akhirnya akan berdampak pada public trust sebagai modal pelaksanaan tugas pokok Polri,” ucap Irjen Dedi.

Seperti diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul agar siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Salah satunya dengan membina dan memfasilitasi para anggota Polri yang berprestasi di bidang olahraga untuk terus mengasah bakatnya, lewat KOP.

BACA JUGA:  ​Mahkota Kemabruran Tamu Allah: Plt Bupati Ahmad Baharudin Pimpin Prosesi Agung Tasyakuran Haji Tulungagung 2026 ​TULUNGAGUNG,-Penyelenggaraan ibadah haji Kabupaten Tulungagung tahun 2026 resmi dinyatakan berjalan dengan sukses, tertib, aman, dan lancar. Kesuksesan operasional tahun ini dinilai sebagai buah dari sinergi solid antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), instansi terkait, aparat keamanan, serta seluruh tim petugas haji sejak masa persiapan hingga pemulangan. ​Hal tersebut mengemuka dalam acara penyambutan resmi kepulangan jemaah haji yang berlangsung penuh haru di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu (8/7/2026). Jemaah yang di antaranya tergabung dalam Kloter 103 ini disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. ​ ​Dalam acara tersebut, perwakilan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung menyampaikan laporan resmi mengenai kondisi akhir jemaah kepada Plt. Bupati. Berdasarkan data statistik, total jemaah yang awalnya diberangkatkan dari Tulungagung menuju Asrama Haji Surabaya adalah sebanyak 1.175 orang. Namun, terdapat 1 jemaah yang kembali ke Tulungagung sebelum bertolak, sehingga total jemaah yang terbang ke Tanah Suci berjumlah 1.174 orang. ​Hingga hari pelaporan, sebanyak 1.166 jemaah telah tiba kembali dengan selamat di kampung halaman Tulungagung. Di sisi lain, dilaporkan pula terdapat 7 jemaah yang wafat di Tanah Suci dan 1 jemaah yang saat ini masih harus menjalani perawatan medis di Makkah. Pihak Kemenag dan Pemkab Tulungagung menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jemaah tersebut, seraya mendoakan agar almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. ​ ​Dalam sambutan resminya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam atas kembalinya para tamu Allah ke tanah air. Beliau menyatakan bahwa rasa haru dan bahagia yang tiada tara adalah kalimat yang paling tepat untuk melukiskan perasaan seluruh pihak saat menyambut jemaah haji yang baru tiba. Hati para tamu Allah pasti merasakan kebahagiaan mendalam karena telah menyempurnakan keislamannya. ​Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan penting agar para jemaah senantiasa menjaga kemabruran haji yang diimplementasikan melalui dampak sosial, budi luhur, dan akhlak mulia. Ahmad Baharudin menekankan tiga ciri utama haji mabrur yang harus melekat dalam kehidupan sehari-hari, yaitu suka menebar salam untuk membawa kedamaian, suka memberi dan menolong orang lain yang membutuhkan, serta suka memberi maaf kepada sesama. Sifat-sifat tersebut hendaknya dapat disebarkan dan ditularkan kepada orang lain agar melekat kuat di dalam diri masyarakat. ​Senada dengan Plt. Bupati, pihak Kemenag juga mengingatkan bahwa ibadah haji adalah momentum penting untuk membentuk karakter dan meningkatkan kepedulian sosial. Sekembalinya ke tanah air, jemaah memikul harapan besar untuk menjadi teladan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, basyariyah, dan wathaniyah, serta aktif berkontribusi dalam membangun Kabupaten Tulungagung yang agamis, harmonis, dan sejahtera. ​Di akhir sambutan, Ahmad Baharudin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas haji, mulai dari petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Pembimbing Ibadah Haji Khusus (PIHK), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga tim medis. Secara khusus, beliau mengaku bangga atas kedisiplinan jemaah asal Tulungagung dan berterima kasih karena Kloter 103 dinilai sebagai kloter terbaik yang tertib serta berhasil memberikan nama baik untuk Kabupaten Tulungagung. ​Acara formal ini kemudian ditutup dengan doa bersama untuk seluruh jemaah, dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah hikmah haji yang dibawakan oleh Romo KH. Muzhar Hamdani.(Ft)

Para polisi atlet akan diterjunkan pada kompetisi-kompetisi olahraga dalam negeri maupun tingkat dunia. Diketahui ada kompetisi antarkepolisian negara yakni Olimpiade Kepolisian Internasional yang melombakan 28 cabang olahraga.

“Di dunia internasional telah dilaksanakan Olimpiade Kepolisian Internasional yang terdiri dari 28 cabang olahraga, termasuk bola voli. Dengan adanya Komite Olahraga Polri, diharapkan Polri bisa ikut berlaga dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia,” tutur Irjen Dedi dalam keterangan tertulis pada Selasa, 23 April 2024.

Tim atlet Polri sendiri sudah mencetak sejumlah prestasi di tingkat internasional, seperti pada di ajang ‘1st FAI Asian Indoor Skydiving Championships’ dan kejuaraan dunia ‘5th FAI World Cup Indoor Skydiving Championships’ di GoAirborne, Macau, China. Tim Polri menyabet juara 3, 2 dan 4 di tingkat Asia, dan menduduki posisi 5, 12 dan 21 di tingkat dunia dari 29 negara yang mengirimkan kontingennya.

Dan pada Thailand Open Karate Championship 2023 yang diikuti 18 negara dan 754 peserta, Tim Karate Bhayangkara Presisi menyabet dua medali emas, 13 medali perak dan empat medali perunggu.

Koordinator Liputan SHI com Kalbar,”Rustan batas.”

Mungkin Anda juga menyukai