Tulungagung Ditunjuk Tuan Rumah MTQ XXXII Jatim 2027, Bupati Gatut Sunu: Amanah Besar, Harus Lebih Gemilang
TULUNGAGUNG,-Kabupaten Tulungagung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2027. Kepastian ini diumumkan pada penutupan MTQ XXXI di Jember Sport Garden, Jumat (19/9/2025) malam.
Penetapan tersebut ditandai prosesi serah terima bendera MTQ dari Bupati Jember, Muhamad Fawaid, kepada Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., disaksikan ribuan masyarakat, kafilah, dewan hakim, serta pejabat penting, termasuk Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono yang hadir mewakili Gubernur.
Bupati Gatut Sunu menegaskan, amanah sebagai tuan rumah MTQ XXXII adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.
> “Penyerahan bendera MTQ ini bukan sekadar seremonial. Ini tantangan nyata bagi Tulungagung untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik, lebih meriah, dan lebih gemilang pada 2027,” tegas Gatut Sunu, Sabtu (20/9/2025).
Ia menambahkan, keberhasilan Jember menggelar MTQ XXXI menjadi inspirasi.
> “Kalau Jember bisa menyelenggarakan dengan luar biasa, Tulungagung harus mampu menghadirkan event yang lebih hebat dan berkesan. Ini kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan,” ujarnya.
Bupati Gatut menekankan MTQ XXXII bukan hanya ajang perlombaan tilawah, melainkan momentum strategis untuk memperkuat syiar Al-Qur’an, meneguhkan nilai keagamaan, serta memperkokoh persatuan umat.
> “MTQ XXXII akan menjadi wajah religius masyarakat Tulungagung. Selain itu, kami manfaatkan untuk mempromosikan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal kepada tamu dari seluruh Jawa Timur,” jelasnya.
Pemkab Tulungagung bersama Forkopimda, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen menyiapkan fasilitas, pelayanan, hingga rangkaian acara pendukung agar para kafilah dan tamu merasa nyaman.
Pada MTQ XXXI di Jember, Kabupaten Gresik keluar sebagai juara umum dengan 132 poin. Sidoarjo menyusul di posisi kedua dengan 113 poin, sementara tuan rumah Jember mengumpulkan 96 poin, unggul tipis dari Surabaya dan Lamongan.
Hasil tersebut menunjukkan peta kekuatan baru dalam tilawah Al-Qur’an di Jawa Timur, sekaligus menjadi motivasi bagi Tulungagung untuk menyiapkan kafilah terbaik sejak dini.
Bupati Gatut menegaskan, persiapan sejak awal adalah kunci keberhasilan. Pemerintah daerah menargetkan MTQ XXXII tidak hanya sukses dari sisi acara, tetapi juga memberi dampak positif bagi pembangunan keagamaan dan ekonomi daerah.
> “MTQ XXXII harus menjadi kebanggaan Jawa Timur, khususnya Tulungagung. Ini bukan sekadar acara keagamaan, melainkan kesempatan emas menunjukkan jati diri daerah yang religius, ramah, dan terbuka,” tandasnya.
Dengan semangat kebersamaan, ia optimis Tulungagung siap menyambut ribuan peserta dan tamu dari seluruh Jawa Timur dalam helatan akbar MTQ XXXII tahun 2027 mendatang.(Ft)










