Bupati Gatut Sunu Pacu Modernisasi Pertanian Tulungagung: Serahkan Alsintan dan Benih Unggul Bernilai Miliaran Rupiah
Tulungagung,-Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam membangun sektor pertanian kembali mendapat perhatian publik. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., daerah ini menunjukkan keseriusan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui mekanisasi pertanian berskala besar.

Bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Bupati Gatut Sunu memimpin langsung acara penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi unggul dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kehadiran ratusan petani dari berbagai kecamatan serta jajaran pemerintah daerah menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam perjalanan modernisasi pertanian Tulungagung.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan pertanian bukanlah program sampingan, melainkan salah satu fokus utama pemerintahannya. Menurutnya, peningkatan kapasitas petani melalui dukungan alat modern menjadi langkah kunci untuk memaksimalkan produksi pertanian di Tulungagung.
Bantuan ini adalah wujud keseriusan pemerintah untuk membawa pertanian Tulungagung naik kelas. Dengan alat-alat modern ini, petani dapat bekerja lebih cepat, efisien, dan hasil panen kita meningkat secara signifikan,” tegas Bupati.
Ia menambahkan bahwa tantangan pertanian ke depan semakin kompleks. Oleh sebab itu, mekanisasi tidak lagi menjadi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak agar petani mampu bersaing dan tetap produktif di tengah perubahan iklim dan fluktuasi pasar.
Penyerahan bantuan alsintan kali ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Pertanian RI dan Bupati Tulungagung. Pemerintah pusat menyediakan dukungan yang sangat besar, sementara pemerintah daerah turut melengkapi melalui dana APBD agar kebutuhan petani terpenuhi secara lebih menyeluruh.
Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian RI:
1 unit Tractor Roda Crawler,
2 unit Handtractor Singkal,
61 unit Pompa Air,
7 unit Rice Transplanter,
60 unit Handsprayer,
1 unit Combine Harvester,
Bantuan Benih Unggul:
Benih Padi Inpari 32 sebanyak 44.950 kg,
Benih tersebut merupakan salah satu varietas unggulan yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan ketahanan terhadap sejumlah hama serta penyakit tanaman.
Sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah, Pemkab Tulungagung menambahkan alokasi bantuan APBD berupa:
9 unit Handtractor Rotary,
8 unit Kendaraan Roda Tiga.
Tambahan bantuan tersebut diarahkan kepada kelompok tani di Boyolangu, Gondang, Campurdarat, Pakel, Rejotangan, dan Sumbergempol. Melalui program ini, Bupati ingin memastikan bahwa seluruh kelompok tani memiliki akses yang cukup terhadap alat produksi modern.
Sejak awal masa kepemimpinannya, Bupati Gatut Sunu telah menekankan pentingnya memberdayakan petani sebagai sektor strategis pendorong ekonomi daerah. Ia menyadari bahwa produktivitas pertanian merupakan fondasi bagi stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pendekatan mekanisasi dan modernisasi, Bupati berupaya membangun ekosistem pertanian yang lebih maju dengan ciri-ciri:
Efisiensi kerja petani meningkat,
Biaya operasional menurun,
Kualitas dan kuantitas panen lebih stabil,
Pemanfaatan teknologi dan inovasi menjadi budaya baru
Dalam acara itu, Bupati Gatut Sunu juga memberikan arahan kepada para penerima bantuan agar alat-alat tersebut dimanfaatkan secara bijak dan dirawat dengan baik.
Saya ingatkan kembali, bantuan ini milik bersama. Gunakan secara gotong royong agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh petani. Rawat sebaik mungkin, karena keberadaan alat-alat ini sangat menentukan keberhasilan kita dalam meningkatkan produksi pertanian,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar kelompok tani serta komunikasi aktif dengan Dinas Pertanian apabila ditemui kendala teknis di lapangan.
Acara penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk:
Anggota DPR RI M. Sarmuji, S.E., M.Si.,
Sekretaris Daerah Dr. Ir. Heru Cahyono, M.M.,
Ketua dan Anggota Komisi B DPRD Tulungagung,
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung,
Perwakilan Gapoktan dan Poktan dari seluruh kecamatan.
Kehadiran para pejabat lintas sektor ini menjadi bukti bahwa agenda pembangunan pertanian adalah program strategis yang didukung penuh semua pihak.
Melalui bantuan alsintan dan benih unggul yang diberikan, Bupati Gatut Sunu berharap terjadi percepatan peningkatan produktivitas pertanian di Tulungagung. Program ini juga diharapkan mampu menekan biaya produksi, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan kerja nyata yang ditunjukkan hari ini, Tulungagung kembali menegaskan diri sebagai daerah yang serius menata masa depan pertanian—lebih modern, lebih mandiri, dan lebih sejahtera di bawah kepemimpinan Bupati Gatut Sunu Wibowo.(Ft)









