Kades Miswan Pastikan Tidak Ada Rekayasa Bantuan Sosial di Desa Gedangsewu, Ungkap Bukti Resmi dari Dinsos soal Status Warga DN

Tulungagung,-Kepala Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Miswan, menegaskan kembali bahwa tidak ada rekayasa dalam pengusulan maupun penyaluran bantuan sosial di desanya. Pernyataan ini disampaikan setelah munculnya informasi keliru dari pendamping desa Dinas Sosial yang menyebut salah satu warga, berinisial DN, telah menerima bantuan, padahal faktanya belum.

Saya pastikan 100 persen murni, tidak ada rekayasa. Kalau warga dapat, saya sampaikan apa adanya. Kalau tidak dapat, ya saya sampaikan juga. Tidak ada pemotongan, tidak ada permainan,” tegasnya.

Miswan menjelaskan bahwa setelah menerima laporan soal informasi keliru tersebut, ia langsung mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung untuk mengonfirmasi, Kamis(11/12/2025).

Bukti DN kalau belum pernah dapat bantuan tapi sudah terdaftar itu ada. Saya sudah ditunjukkan langsung oleh pihak Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, dan saya juga pegang buktinya, Mas,” ucap tegas Kades Miswan kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa DN memang belum pernah menerima bantuan apa pun, namun sudah masuk daftar calon penerima karena termasuk kategori warga yang layak mendapatkan bantuan berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Miswan juga menyinggung peran pendamping desa dari Dinas Sosial yang selama beberapa bulan terakhir memberikan penjelasan ke warga tanpa pemberitahuan kepada pemerintah desa.

Pendamping desa dari Dinas Sosial itu seharusnya koordinasi dulu dengan desa sebelum ke lapangan. Supaya informasi yang disampaikan tidak simpang siur, tidak membuat warga bingung, dan sesuai data resmi,” jelasnya.

Ia menyebut adanya informasi yang diberikan pendamping yang ternyata tidak sesuai dengan data resmi, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

BACA JUGA:  Jasa Raharja, Kemenhub, dan Korlantas Polri Survei Pelabuhan Merak dan Bakauheni Guna Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru

Miswan menegaskan dirinya selalu siap membuka ruang komunikasi jika ada hal yang perlu diperbaiki.

Kalau ada yang kurang pas, mari komunikasi. Saya siap terbuka demi kebaikan warga Gedangsewu,” ujarnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan koordinasi antara pendamping desa dari Dinsos dan pemerintah desa dapat berjalan lebih baik agar penyaluran bantuan sosial benar-benar transparan dan tepat sasaran.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai