Tri Hariadi Resmi Jadi Sekda, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Birokrasi Harus Solid dan Bergerak Cepat

TULUNGAGUNG,-Pemerintah Kabupaten Tulungagung memasuki fase baru penguatan birokrasi. Drs. Tri Hariadi, M.Si. resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan di Pendhapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (11/8/2026).

Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian pejabat. Penempatan Tri Hariadi sebagai Sekda definitif menempatkan dirinya pada posisi sentral untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan birokrasi, mengawal kebijakan kepala daerah, sekaligus memastikan roda pemerintahan bergerak efektif dan target pembangunan tidak berhenti pada tataran perencanaan.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Tri Hariadi merupakan hasil proses seleksi terbuka dan kompetitif yang telah berlangsung sejak Mei 2026. Proses tersebut dirancang untuk memperoleh figur terbaik dengan mempertimbangkan kinerja, latar belakang pendidikan, rekam jejak, kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial-kultural, integritas, serta moralitas.

Pengisian jabatan melalui seleksi secara terbuka dan kompetitif ini bertujuan untuk mendapatkan pejabat yang terbaik,” tegas Baharudin.

Ia memastikan pengangkatan Tri Hariadi telah melewati mekanisme dan persyaratan yang ditetapkan. Proses tersebut telah memperoleh rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Gubernur Jawa Timur, serta persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

Pelaksanaannya telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Ahmad Baharudin menempatkan jabatan Sekda sebagai salah satu posisi paling strategis dalam pemerintahan daerah. Sekda tidak hanya bertugas membantu kepala daerah dalam penyusunan kebijakan, tetapi juga menjadi simpul koordinasi seluruh perangkat daerah.

Karena itu, Tri Hariadi dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah menjadi kebijakan dan program kerja yang terukur, konkret, serta memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Peletakan Batu Pertama Gereja Katolik St. Joseph Freinademetz, Simbol Harmoni Umat di Kampung Baru

Seorang Sekda dituntut mampu bekerja dengan baik dalam menerjemahkan kebijakan dan visi misi kepala daerah, mengoordinasikan perangkat daerah guna pencapaian target pembangunan, mengoptimalkan sumber daya manusia aparatur serta mengoordinasikan pengelolaan keuangan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa birokrasi Tulungagung harus bekerja dalam satu garis komando kebijakan, bukan berjalan sendiri-sendiri. Setiap perangkat daerah dituntut memiliki arah kerja yang jelas, terukur, dan saling menopang.

Ahmad Baharudin juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan serta masyarakat.

Sekda diharapkan mampu membangun hubungan kerja yang kuat dengan Forkopimda, DPRD, instansi vertikal, maupun seluruh komponen masyarakat Kabupaten Tulungagung.

Semoga dengan dilantiknya saudara menjadi Sekretaris Daerah, kinerja perangkat pemerintah daerah di lingkungan Kabupaten Tulungagung dapat menjadi lebih baik lagi serta dapat melalui tantangan-tantangan yang ada ke depan dengan baik,” harapnya.

Tidak hanya kepada Sekda, Ahmad Baharudin juga memberikan pesan tegas kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tulungagung.

Ia meminta aparatur bekerja profesional, patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, menjaga integritas jabatan, serta menempatkan pelayanan masyarakat sebagai tanggung jawab utama.

Saya berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tulungagung untuk tetap bekerja dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan, menjaga integritas jabatan, dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tulungagung,” tegasnya.

Baharudin menegaskan bahwa pemerintahan yang kuat tidak hanya diukur dari struktur dan jabatan, tetapi dari kemampuan birokrasi menghadirkan pelayanan yang nyata dan pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Ia berharap kepemimpinan birokrasi yang semakin solid mampu membawa Tulungagung bergerak lebih cepat menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Semoga Pemerintah Kabupaten Tulungagung ke depan semakin baik sehingga bisa mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ucap Baharudin.

BACA JUGA:  Panen Jagung Perkuat Ketahanan Pangan Lokal di Balai Batang Tarang

Di penghujung sambutannya, Baharudin menyampaikan selamat kepada Tri Hariadi sekaligus mengingatkan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Saya ucapkan selamat kepada Drs. Tri Hariadi, M.Si., selamat bekerja. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan kelancaran kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan amanah demi terwujudnya visi dan misi pemerintah,” tandasnya.

Sementara itu, Tri Hariadi menyampaikan rasa syukur dan haru atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia menyadari bahwa posisi Sekda membawa tanggung jawab besar karena keberhasilan menjalankan roda pemerintahan membutuhkan kekuatan kolektif seluruh jajaran birokrasi.

Alhamdulillah, kita bersyukur hari ini masih diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan. Kami sangat terharu dan bahagia atas amanah ini,” ujarnya.

Tri Hariadi menegaskan dirinya tidak akan bekerja sendiri. Kolaborasi dan sinergi dengan seluruh jajaran pemerintahan serta para pemangku kepentingan akan menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah tersebut.

Kami akan berusaha sekuat tenaga membantu beliau mewujudkan visi dan misinya. Kami juga akan membangun kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan semua elemen serta para pemangku kepentingan,” katanya.

Pelantikan Tri Hariadi sebagai Sekda definitif sekaligus menjadi momentum konsolidasi birokrasi Tulungagung. Tantangannya jelas, memperkuat koordinasi, menjaga integritas, mengoptimalkan aparatur, memastikan anggaran tepat sasaran, dan mengawal setiap program agar benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat.

Kini, Sekda bukan hanya dituntut mampu mengelola birokrasi, tetapi harus mampu memastikan seluruh mesin pemerintahan bergerak dalam satu arah: bekerja lebih solid, bergerak lebih cepat, dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat Tulungagung.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai