Kecamatan Boyolangu Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gerakan Pangan Murah Lindungi Daya Beli Masyarakat

TULUNGAGUNG,-Kecamatan Boyolangu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Boyolangu selama dua hari, 5–6 November 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung sekaligus menjadi langkah nyata dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut mendapat dukungan Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Dukungan ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat daya beli masyarakat, serta memastikan akses kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pangan. Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi daerah melalui penyediaan sejumlah komoditas bahan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang ditawarkan kepada masyarakat. Telur dijual Rp21.000 per kilogram, beras Rp56.000 per kemasan 5 kilogram, minyak goreng merek SunCo Rp44.000 per kemasan 2 liter, serta Minyakita Rp31.000 per kemasan 2 liter.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi masyarakat.

Camat Boyolangu, Yusup Riyadi, S.Sos.,kamis(5/11/2026),berharap Gerakan Pangan Murah tidak sekadar menjadi agenda dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung, tetapi benar-benar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud konkret kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga, khususnya dalam memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Program ini juga diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

BACA JUGA:  Pembukaan Festival Budaya Spiritual Tulungagung Tahun 2025

Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan demikian, upaya menjaga stabilitas harga, memperluas akses pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Gerakan Pangan Murah ini juga mengusung semangat nilai dasar ASN BerAKHLAK dengan slogan Bangga Melayani Bangsa, sebagai wujud komitmen pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Boyolangu turut mengambil peran dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

Momentum Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung pun tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan menghadirkan program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai