ALMASTA Klarifikasi Pamflet Demo dan Serukan Kedamaian di Tulungagung
TULUNGAGUNG,-Aliansi Masyarakat Tulungagung (ALMASTA) menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, pada 28 Agustus 2025 lalu.
“Pertama-tama kami mewakili keluarga besar ALMASTA turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Arsoni, Ketua Koordinator ALMASTA, Sabtu (30/8/2025).
Di saat bersamaan, ALMASTA meluruskan informasi yang beredar terkait pamflet ajakan aksi demo yang mencatut nama mereka. Arsoni menegaskan bahwa pamflet tersebut bukan berasal dari ALMASTA dan bukan bagian dari agenda resmi organisasi.
“Kami perlu meluruskan, ajakan aksi demo yang rencananya digelar 4 September 2025 itu bukan kegiatan resmi ALMASTA yang kami pimpin,” jelasnya.
Meski begitu, ALMASTA tetap menghormati hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi, membentuk aliansi, dan menggelar aksi sesuai undang-undang.
“Penyampaian aspirasi itu sah dan dijamin konstitusi. Namun mari kita lakukan dengan cara yang baik, tertib, tanpa kekerasan dan anarkisme. Tulungagung ini milik kita bersama,” imbaunya.
ALMASTA juga menyampaikan keprihatinan atas maraknya demonstrasi di berbagai daerah yang berujung anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga pembakaran gedung DPR. Mereka mengajak masyarakat Tulungagung untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang tidak jelas asal-usul maupun tujuannya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Tulungagung bijak menyikapi situasi saat ini. Jangan sampai kerugian yang tidak perlu justru ditanggung masyarakat sendiri,” tambah Arsoni.
Dalam pernyataannya, ALMASTA juga menitip pesan kepada aparat keamanan dan pejabat daerah agar turut menjaga kondusivitas wilayah dengan mengedepankan dialog dan tindakan humanis dalam menghadapi situasi di lapangan.
“Kami berharap aparat keamanan mendampingi dan mengamankan aksi penyampaian aspirasi secara humanis, tidak berlebihan, dan mengedepankan pemahaman terhadap situasi. Mari kita semua menjaga Tulungagung agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya.










