BRINUS Tancapkan Gerakan Peduli Lingkungan, Bersama Plt Bupati dan PD PWI LS Bersihkan Bantaran Sungai Ngrowo
TULUNGAGUNG,-Gerakan kepedulian terhadap lingkungan kembali digaungkan di Kabupaten Tulungagung. BRINUS bersama PD PWI LS Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, serta berbagai elemen masyarakat turun langsung membersihkan bantaran Sungai Ngrowo, Minggu (23/8/2026).

Mengusung tema “Bersih Lingkungan, Sehat Masyarakat, Lestari Bumi Kita”, aksi “Peduli Lingkungan Masyarakat Tulungagung” tersebut dimulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan difokuskan di sepanjang bantaran Sungai Ngrowo, mulai dari Jembatan Plengkung Mangunsari hingga Dam Majan.
Gerakan ini menjadi langkah nyata BRINUS dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Tidak sekadar membersihkan sampah, kegiatan tersebut juga membawa pesan kuat bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharuddin, S.H., M.M. Kehadiran pimpinan Pemerintah Kabupaten Tulungagung itu menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Turut hadir Kepala Desa Tawangsari Moh. Khakul Yakin, Camat Kedungwaru Eko Hery Susanto, serta Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung Anang Pratistianto.
Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi, lembaga, dan komunitas, di antaranya Jasa Tirta I, BAZNAS, BRINUS DPW Jawa Timur, RNPD, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Ahmad Baharuddin mengapresiasi inisiatif BRINUS dan PD PWI LS Tulungagung bersama seluruh pihak yang terlibat.
Kami dari Pemkab Tulungagung sangat mendukung kegiatan seperti ini. Dengan tema ‘Bersih Lingkungan, Sehat Masyarakat, Lestari Bumi Kita’, mari kita wujudkan Tulungagung yang bersih dan sehat, dimulai dari diri kita sendiri,” tegasnya.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Dibutuhkan kesadaran masyarakat serta gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PD PWI LS Tulungagung menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat.
Tujuan kita jelas, lingkungan bersih, masyarakat sehat, dan bumi kita lestari. Ini harus menjadi gerakan bersama,” ujarnya.
Keterlibatan BRINUS, pemerintah daerah, organisasi, komunitas, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan.
Bantaran Sungai Ngrowo dibersihkan sebagai langkah awal untuk membangun kesadaran bahwa sungai bukan tempat pembuangan sampah. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus dihentikan karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengancam kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Melalui gerakan tersebut, BRINUS bersama PD PWI LS dan seluruh elemen yang terlibat mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada aksi seremonial. Gerakan menjaga kebersihan sungai harus terus dilakukan secara konsisten dan menjadi budaya masyarakat.
Sungai bersih bukan sekadar soal keindahan, tetapi cermin kepedulian dan kualitas kehidupan masyarakat. Dari bantaran Sungai Ngrowo, gerakan peduli lingkungan diharapkan terus mengalir menjadi kesadaran bersama di seluruh wilayah Tulungagung.(Ft)










