Pengetahuan Handak sebagai Modal Dasar bagi Prajurit Batalyon Zeni Dua Marinir

Pengetahuan Handak sebagai Modal Dasar bagi Prajurit Batalyon Zeni Dua Marinir

SAKSI HUKUM INDONESIA.COM

SURABAYA, –  TNI AL, Dispen Kormar (Surabaya) Pemberian materi dasar pengetahuan Bahan Peledak (Handak) merupakan hal yang wajib dilaksanakan sebagai seorang prajurit Zeni. Hal ini tidak terlepas dari tugas fungsi satuan Zeni, yaitu fungsi Destruksi dan fungsi Konstruksi. Pemberian materi dasar Handak bertujuan untuk meminimalisir setiap kesalahan dalam pelaksanaan tugas nantinya. Kegiatan dilaksanakan di lapangan tembak FX Supramono Ksatrian Marinir Sutedi Senaputra Karangpilang Surabaya Kamis,(28/12/2023).

Bahan peledak (Handak) adalah bahan atau zat yang berbentuk padat, cair, gas dan campurannya yang apabila dikenai suatu aksi berupa panas, benturan, gesekan akan berubah secara kimiawi. Perubahan tersebut berlangsung dalam waktu yang sangat singkat disertai efek serta tekanan yang sangat tinggi. Bahan peledak dilihat dari kepentingannya dibedakan menjadi dua, yaitu Handak militer serta Handak komersil.

Secara garis besar Bintara Pelatih Peltu Mar Solehudin menerangkan bahwa Bahan Peledak (Handak) dapat dikelompokkan kedalam dua golongan besar, yaitu Handak berkekuatan tinggi (high explosives) dan Handak berkekuatan rendah (low explosives). Tinggi rendahnya kekuatan sebuah Bahan Peledak (Handak) dapat dinilai dari lima hal, yaitu daya rambatnya (VOD/ velocity of detonation), kekuatan yang biasanya dilihat dari efek ledakan, sensitivitas, berat jenis serta waktu simpan.

Secara terpisah Komandan Batalyon Zeni 2 Marinir (Danyonzeni 2 Mar) Mayor Marinir Achmad Muthohar, S.,Hub.,Int., CACA,CRMP menyambut baik diadakannya kegiatan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) materi Handak kali ini, Hal ini menegaskan bahwa sebagai seorang prajurit Zeni kita dituntut untuk paham betul baik fungsi maupun kegunaan Handak. Pengetahuan ini sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas – tugas kedepan nantinya. Perlu diingat bahwa kesalahan pertama adalah kesalahan terakhir ujarnya.

BACA JUGA:  Kapolri Gelar Kenaikan Pangkat 11 Pati-Pamen Polri

(Laporan: Agus / Bambang)

Mungkin Anda juga menyukai