Meriah! TK Aisyiyah Tamanan Hadirkan Kebinekaan dalam Pawai Kebangsaan Tulungagung

“”

TULUNGAGUNG,-Jalan protokol Kota Tulungagung dipenuhi keceriaan pada Sabtu pagi (20/9/2025) saat Pawai Kebangsaan Taman Kanak-Kanak se-Kecamatan Kota Tulungagung digelar. Acara akbar ini dimulai dari halaman Kantor Pemkab Tulungagung dan berakhir di depan Kantor DPRD Kabupaten Tulungagung. Ribuan peserta, baik anak-anak, guru, maupun orang tua, ikut memeriahkan jalannya pawai yang menjadi ajang tahunan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.

Dari sekian banyak peserta, TK Aisyiyah Tamanan tampil berbeda dan berhasil mencuri perhatian. Tahun ini, mereka mengusung tema “Aneka Ragam Busana Adat dari Sabang sampai Merauke”. Konsep ini diwujudkan dengan penampilan anak-anak yang mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia: baju adat Aceh dengan kupiah meukeutop, kebaya anggun dari Jawa, pakaian khas Bali yang berwarna cerah, hingga busana Papua yang eksotis dengan hiasan kepala tradisional.

Tak hanya siswa, para bunda wali murid juga turut serta meramaikan barisan. Mereka tampil kompak memakai busana adat maupun busana fantasi modern yang dipadukan dengan sentuhan kreatif, sehingga menambah variasi dan daya tarik pawai. Kehadiran orang tua bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi bentuk nyata dukungan keluarga terhadap pendidikan karakter anak sejak usia dini.

Kepala Sekolah TK Aisyiyah Tamanan, Tri Damiasti, S.Pd., menegaskan bahwa partisipasi sekolah dalam pawai ini membawa pesan yang lebih mendalam.

> “Kami ingin anak-anak sejak dini memahami makna kebinekaan. Indonesia terdiri dari banyak suku dan budaya, tetapi semuanya satu dalam bingkai persatuan. Melalui busana adat ini, mereka belajar menghargai perbedaan. Kehadiran wali murid yang turut berdandan juga menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan adalah kunci,” tegasnya.

Menurutnya, konsep pawai tahun ini sengaja diarahkan tidak hanya untuk menampilkan sisi keceriaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi budaya yang bisa membekas dalam ingatan anak-anak.

BACA JUGA:  DPD II KNPI Lotim Bangun Sinergi Dengan Dinas Perizinan Upaya Peningkatan PAD

Salah satu wali murid, Nur Farida, orang tua dari ananda Jihan, mengaku bangga dan terharu bisa ikut serta langsung dalam pawai tersebut.

> “Saya merasa senang bisa mendampingi anak sekaligus ikut tampil dengan busana adat. Anak-anak jadi lebih percaya diri, dan kami sebagai orang tua juga bisa memberi contoh nyata tentang pentingnya melestarikan budaya bangsa. Pawai ini bukan sekadar acara seremonial, tapi juga pengalaman berharga bagi anak-anak,” ujarnya.

Partisipasi aktif orang tua, menurutnya, membuat anak-anak semakin termotivasi dan merasakan dukungan moral yang kuat dari keluarga.

Panitia penyelenggara Pawai Kebangsaan memberikan apresiasi khusus terhadap penampilan TK Aisyiyah Tamanan. Mereka menilai konsep “Dari Sabang sampai Merauke” sangat tepat untuk mengajarkan semangat kebinekaan kepada anak-anak sejak usia dini.

> “Kami melihat kreativitas dan kekompakan dari TK Aisyiyah Tamanan patut diapresiasi. Bukan hanya anak-anak, tetapi orang tua juga turun langsung mendukung, sehingga pesan kebersamaan benar-benar terasa. Inilah tujuan utama pawai: menanamkan rasa cinta tanah air dengan cara yang menyenangkan,” ujar salah satu perwakilan panitia.

Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyambut peserta pawai. Sorak-sorai, tepuk tangan, hingga kilatan kamera ponsel tak henti-hentinya mengiringi langkah anak-anak. Penampilan TK Aisyiyah Tamanan menuai banyak pujian karena dinilai berhasil menghadirkan parade yang bukan sekadar indah dipandang, tetapi juga sarat dengan pesan kebangsaan.

Pawai Kebangsaan ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya terbatas di dalam kelas, melainkan juga bisa diwujudkan melalui kegiatan luar ruang yang membangun kebersamaan, memperkuat rasa nasionalisme, dan menanamkan nilai luhur bangsa sejak dini.

Dengan semangat “Dari Sabang sampai Merauke”, TK Aisyiyah Tamanan sukses menghadirkan sebuah suguhan budaya yang penuh warna, mempersatukan perbedaan dalam satu harmoni kebinekaan.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai