Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Pagi Hari di Jalan Raya Beduai Sanggau

Sanggau, Polda Kalbar – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Beduai, Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, pada Jumat pagi, 9 Januari 2026. Insiden ini melibatkan sepeda motor dan sebuah mobil penumpang, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.10 WIB, saat aktivitas masyarakat mulai meningkat. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha MX King warna hitam tanpa nomor polisi dengan mobil Toyota Xenia warna putih bernomor polisi KB 1170 DC.

Pengendara sepeda motor diketahui berinisial AVB (17), seorang pelajar yang berdomisili di Dusun Pelinduk, Desa Sei Ilai, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Sementara itu, pengemudi mobil Toyota Xenia berinisial SS (33), warga Dusun Muara Ilai, Desa Sei Ilai, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, sepeda motor Yamaha MX King yang dikendarai AVB melaju dari arah Kecamatan Kembayan menuju Kecamatan Sekayam. Saat tiba di lokasi kejadian, sebuah mobil Toyota Xenia yang dikemudikan SS secara tiba-tiba memutar arah di depan laju sepeda motor.

Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengendara sepeda motor tidak sempat menghindar, sehingga bagian depan sepeda motor menabrak sisi kendaraan mobil. Benturan keras pun tak terelakkan dan menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh di badan jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, AVB mengalami luka serius dan segera dievakuasi ke Puskesmas Beduai untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

BACA JUGA:  *Cegah Bullying dan Kekerasan Seksual, Polwan Polda Kalbar Sambangi SMA Kemala Bhayangkari* *Polwan Polda Kalbar Ajak Siswa SMA Kemala Berani Bicara Lewat Program “Rise and Speak”* KUBU RAYA, POLDA KALBAR - Polwan Polda Kalbar melaksanakan kegiatan Rise and Speak di SMA Kemala Bhayangkari, Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Kubu Raya. Kegiatan yang mengusung tema “Berani Berbicara, Selamatkan Bersama” ini dipimpin oleh Pakor Polwan Polda Kalbar AKBP Novalina Tarihoran, S.T., S.I.K., M.I.K., bersama sejumlah narasumber Polwan dari berbagai fungsi di Polda Kalbar. Dalam kesempatan tersebut, Pakor Polwan Polda Kalbar AKBP Novalina Tarihoran menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian Polwan terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual dan berbagai perilaku menyimpang di kalangan pelajar. “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai sosialisasi mengenai maraknya kekerasan seksual dan perilaku menyimpang yang melibatkan anak di bawah umur. Kami hadir untuk memberikan edukasi agar anak-anak memahami mana yang baik dan benar, serta berani melapor ketika melihat atau mengalami sesuatu yang tidak benar. Selamatkan sesama, itu yang ingin kami tekankan,” ujarnya. Kegiatan Rise and Speak tersebut memberikan edukasi kepada para siswa mengenai upaya pencegahan perilaku perundungan baik di lingkungan sekolah, media sosial maupun lingkungan tempat tinggal. Materi disampaikan oleh AKP Andi Tenriangka, S.Sos., yang menekankan pentingnya mengenali bentuk-bentuk perundungan dan cara melindungi diri. Selain itu, fungsi Cyber Polri juga mengingatkan siswa untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga etika digital, serta memahami konsekuensi hukum dari penyalahgunaan teknologi. Serta Bidpropam yang memberikan pelayanan aduan jika adanya penyalahgunaan wewenang. Perwira Ditlantas Polda Kalbar turut memberikan materi terkait keselamatan berkendara, seperti kewajiban memiliki SIM, penggunaan helm standar bagi pengemudi maupun penumpang, serta pentingnya menaati aturan lalu lintas sebagai bentuk keselamatan diri. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan permainan interaktif untuk membangun kedekatan antara Polwan dan para siswa, menciptakan suasana yang lebih komunikatif. Pada bagian akhir, siswa menuliskan kesan, pesan, dan harapan mereka melalui note yang ditempel, sebagai bentuk aspirasi dan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan positif. Kepala SMA Kemala Bhayangkari, Dwi Puji Lestari, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada para Ibu Polwan Polda Kalbar atas edukasinya. Kami berharap kegiatan Rise and Speak ini dapat memotivasi siswa, meningkatkan keberanian mereka untuk bersuara, memahami bahaya kekerasan seksual dan perundungan, serta menjaga kedekatan antara sekolah dan Polwan,” tutupnya.

Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, SH membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut dan menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Petugas kami segera mendatangi TKP, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta melakukan langkah-langkah kepolisian guna memastikan penyebab kecelakaan secara objektif dan profesional,” ujar AKP Heri Triyana.

Lebih lanjut, AKP Heri Triyana menjelaskan bahwa korban mengalami dislokasi pada sendi pergelangan tangan kanan dan kiri, serta luka robek di bagian kepala tepat di atas kedua kelopak mata dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Kondisi tersebut menjadi faktor yang menyebabkan korban tidak dapat diselamatkan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan keselamatan sebelum melakukan manuver kendaraan, khususnya di jalan raya yang ramai pada jam-jam sibuk, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Koordinator liputan SHI com Kalbar,” Rustan.”

Mungkin Anda juga menyukai