Karyawan Meninggal di Lokasi Kerja, Aktivitas SPPG Yayasan Mutiara Rawa Selatan Jadi Perhatian

TULUNGAGUNG,-Seorang karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Tulungagung ditemukan meninggal dunia di area tempat kerjanya, Rabu (21/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi di gedung SPPG yang berlokasi di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, dan kini menjadi perhatian publik.

Korban diketahui berinisial AAD (21), warga Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, yang bekerja sebagai karyawan di SPPG tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di ruang administrasi lantai dua gedung SPPG.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Ryo Pradana mengatakan, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB oleh rekan kerja korban saat aktivitas di lingkungan SPPG mulai berjalan.

“Korban ditemukan di ruang admin lantai dua. Saksi sempat mencoba membangunkan korban, namun tidak ada respons,” ujar AKP Ryo.

Sekitar 20 menit kemudian, rekan korban lainnya kembali memeriksa kondisi korban. Setelah dipastikan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pimpinan SPPG Yayasan Mutiara Rawa Selatan, sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan SPPG. Dari hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Kematian dinyatakan wajar dan tidak ada unsur pidana,” jelas AKP Ryo.

Lebih lanjut, kepolisian juga menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit. Setelah proses pemeriksaan selesai, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa meninggalnya karyawan di area kerja ini menambah perhatian publik terhadap kondisi kerja dan pengelolaan operasional di lingkungan SPPG, terlebih lembaga tersebut belakangan menjadi sorotan masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen SPPG Yayasan Mutiara Rawa Selatan terkait kejadian tersebut.

BACA JUGA:  Polres Sekadau Gelar Apel Pergeseran Pasukan Amankan Pemungutan Suara Pilkada 2024

Mungkin Anda juga menyukai