Viral Dugaan Mesum di Balik Batu Coban Pelem, Pemerintah Desa Tunggu Hasil Polisi
Tulungagung,-Dugaan kasus perbuatan tidak senonoh yang melibatkan pasangan muda-mudi di kawasan wisata Coban Pelem menjadi perhatian masyarakat dan sempat viral di media sosial.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di wilayah Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, pasangan muda-mudi tersebut diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di area wisata, tepatnya di balik batu besar yang berada di sekitar lokasi air terjun.
Aksi keduanya kemudian diketahui oleh warga yang berada di sekitar lokasi.
Merasa curiga dengan gerak-gerik pasangan tersebut, warga kemudian mendatangi tempat itu dan diduga menggerebek keduanya. Peristiwa tersebut sempat direkam oleh seseorang dan videonya kemudian beredar luas di media sosial hingga menjadi perbincangan warganet.
Dari informasi yang berkembang di masyarakat, pria yang diduga terlibat diketahui berasal dari wilayah Durenan dan disebut berstatus sebagai mahasiswa. Sementara perempuan yang bersamanya disebut berasal dari Lampung dan juga merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Tulungagung.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Desa Pelem, Alam, mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah desa masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut.
“Kami dari pemerintah desa masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” ujar Alam, Senin (9/3/2026).
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa belum menerima hasil resmi dari aparat penegak hukum mengenai kronologi maupun kepastian dugaan peristiwa yang terjadi di kawasan wisata tersebut.
Menurutnya, pemerintah desa tidak ingin berspekulasi sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, khususnya dari Polsek Campurdarat yang saat ini menangani pemeriksaan.
“Kami menunggu hasil dari pihak kepolisian terlebih dahulu agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.
Hingga saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta tidak menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya. Selain itu, masyarakat dan pengunjung juga diharapkan tetap menjaga etika serta norma saat berada di kawasan wisata agar ketertiban dan kenyamanan bersama tetap terjaga.(Ft)










