Maraknya Peredaran Narkoba Di Kab Morowali,Masyarakat Sudah Sangat Resah,” Meminta Polda Sulteng Turun Langsung

Palu, Morowali ~ Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa warga yang berhasil di konfirmasi membenarkan maraknya peredaran narkoba jenis Shabu ~shabu,

” Dengan beredarnya barang haram jenis narkoba.” Bahwa penangkapan terhadap pelaku narkoba memang sering dilakukan. Tetapi ujung-ujungnya pelaku dilepas begitu saja tanpa ada penyampaian terbuka lewat media.

Dikatakannya, aksi para oknum tersebut biasanya berawal dari menangkap kurir narkoba, lalu oknum meminta untuk bertemu dengan bandar atau bos besar kurir tersebut. Kemudian setelah bertemu, terjadi negosiasi, dan akhirnya disepakati untuk melibatkan aparat tersebut dalam setiap pengiriman narkoba.

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika di tengah masyarakat Morowali semakin marak ditunjukkan dengan banyaknya korban akibat barang haram tersebut.

” Tak tanggung tanggung, kecenderungan penyalahgunaan tersebut meningkat tak hanya warga sipil yang menjadi sasaran bandar narkoba tetapi juga aparat negara seperti yang saat waktu di bulan Oktober tanggal 9~2023 ini kasusnya bergulir di Polres Morowali.

Miris Kabupaten Morowali merupakan daerah pusat sentral pertambangan kini jadi sasaran para bandit narkoba. Di daerah ini aktivitas peredaran narkoba melalui sistem jemput barang kerap dijumpai.

Olehnya itu, segenap masyarakat Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, meminta pihak Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk lebih serius menangani atau menindak tegas,” pelaku pengedar  narkoba serta mengungkap bandarnya.

Masyarakat sudah merasa kuatir dengan peredaran narkoba yang sudah statusnya sangat meresahkan dan memperhatikan, kalau bukan tim Polda palu (Sulteng),yang turun langsung tidak akan pernah peredaran narkoba berhenti,bisa saja semakin bertambah marak.”

” Laporan Ka, Biro Kab Morowali,ABD RAKIB.”

BACA JUGA:  Pagelaran Seni dan Budaya, Tangkal Masuknya Aliran Kepercayaan di NTB

Mungkin Anda juga menyukai