Kontroversi Lomba Gerak Jalan Pelajar di Campurdarat: Dugaan Manipulasi Hasil Nilai”
“
Tulungagung,-Kemeriahan lomba gerak jalan tingkat pelajar TK dan SD/MI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, tahun 2025 tercoreng oleh adanya dugaan manipulasi data hasil penilaian.

Acara yang digelar oleh UPT Pendidikan (UPA-SP) Campurdarat tersebut sejatinya bertujuan menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus melatih kedisiplinan siswa. Namun, sejumlah wali murid dan peserta menyampaikan keberatan setelah muncul indikasi ketidaksesuaian antara hasil penilaian di lapangan dengan pengumuman resmi juara.
Seorang wali murid berinisial Ak mengaku heran dengan perubahan hasil penilaian yang dinilainya janggal.
> “Kronologinya kurang paham, Om. Cuma malam hasilnya sudah keluar, tapi paginya berubah. Saya dapat info itu dari teman-teman. Rasanya ada yang tidak wajar,” ungkapnya kepada awak media.
Pernyataan tersebut memperkuat dugaan adanya rekayasa nilai yang membuat beberapa peserta yang tampil baik justru tidak masuk daftar juara. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan orang tua, guru pendamping, hingga masyarakat.
Mereka berharap pihak panitia dan UPT Pendidikan Campurdarat segera memberikan klarifikasi serta meninjau ulang hasil lomba agar tidak menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan peserta.
Sejumlah tokoh masyarakat juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan transparansi dalam setiap kegiatan lomba.
> “Acara ini seharusnya menjadi pembelajaran nilai kejujuran bagi anak-anak. Jika sejak dini mereka disuguhi hal yang tidak adil, tentu akan berdampak buruk bagi pembentukan karakter,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu, Ambar kepala UPA-SP campurdarat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum menjawab. hingga berita ini diturunkan.(Ft)










