Dugaan Pelanggaran K3 di Proyek Revitalisasi SMKN 1 Tulungagung, Kepala Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi
Tulungagung,-proyek pembangunan gedung di lingkungan SMKN 1 Tulungagung kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas pekerja yang terlihat bekerja di ketinggian tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) standar K3 menimbulkan kekhawatiran serius terkait keselamatan kerja di area sekolah, Senin(17/11/2025).


Ning Fadhilah, Kepala Sekolah SMKN 1 Tulungagung, hingga kini tidak memberikan respon sama sekali ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai kelengkapan K3 maupun pengawasan pekerjaan yang berlangsung di lingkungan sekolah.
Sorotan juga datang dari masyarakat sekitar. Dian Sumena, pemerhati pendidikan Kabupaten Tulungagung, mempertanyakan apakah tenaga kerja yang digunakan dalam proyek sekolah tersebut merupakan warga sekitar atau bukan.
Kami mempertanyakan apakah tenaga kerjanya berasal dari warga sekitar SMKN 1 Tulungagung. Kalau ternyata pekerjanya dari daerah lain yang jauh dari lingkungan sekolah, apakah itu tidak menimbulkan tanda tanya tersendiri untuk masyarakat?” ucap Dian.
Dian menambahkan bahwa transparansi proyek menjadi penting, terutama karena proyek berada di lingkungan satuan pendidikan yang harus mengutamakan keselamatan dan pengawasan.
Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada klarifikasi maupun jawaban dari pihak Kepala Sekolah terkait penggunaan APD, keselamatan kerja, maupun mekanisme perekrutan tenaga kerja.(Ft)









