Sosialisasi MBG di Sobontoro Disambut Antusias, DPR RI dan Pemerintah Desa Komitmen Kawal Kualitas Gizi Anak

TULUNGAGUNG,-Pengawalan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono, sebagai bagian dari komitmen memastikan program nasional tersebut berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Kali ini, sosialisasi digelar di Kantor Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Selasa (3/2). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 300 warga, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah tokoh masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi dialog dan tanya jawab.

Dalam forum tersebut, masyarakat aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari mekanisme distribusi makanan ke sekolah-sekolah, standar kandungan gizi dalam setiap menu, proses pengolahan makanan, hingga sistem pengawasan agar pelaksanaan program benar-benar transparan dan tidak menyimpang dari ketentuan.

Heru Tjahjono dalam pemaparannya menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan bagian dari kebijakan strategis negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang akan berdampak langsung pada pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, serta kemampuan belajar anak.
“Ini adalah langkah konkret negara dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang memadai. Dampaknya tidak hanya dirasakan sekarang, tetapi juga untuk masa depan mereka,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.

Ia juga menambahkan bahwa peran pengawasan sangat penting dalam menjaga kualitas program. Komisi IX DPR RI, kata dia, akan terus melakukan fungsi kontrol agar pelaksanaan MBG sesuai dengan standar kesehatan dan gizi yang telah ditetapkan pemerintah. Heru menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Majene adakan Rapat Koordinasi FKLL Kabupaten Majene guna Tekan Angka Kecelakaan 

Sementara itu, Kepala Desa Sobontoro, Sodik, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPR RI yang turun langsung memberikan penjelasan kepada masyarakat. Ia mengaku bersyukur karena kegiatan tersebut mampu menambah wawasan warga mengenai tujuan dan manfaat program MBG.
“Alhamdulillah dari Komisi IX DPR RI sudah melakukan sosialisasi di Desa Sobontoro tentang MBG ini. Menjadikan masyarakat semakin bertambah pengetahuan tentang program MBG,” ujar Sodik, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, sosialisasi seperti ini penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui adanya program, tetapi juga memahami mekanisme dan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

Sodik berharap, ke depan program MBG benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah sebagai penerima utama. Ia juga menekankan agar kualitas menu makanan semakin selektif dan terjaga setiap hari.
“Harapannya semakin ke depan, MBG ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan menu MBG dari hari ke hari juga semakin selektif dalam penyajiannya, sehingga kualitas gizinya tetap terjaga,” tambahnya.

Ia menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurnya makanan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap kesehatan, pertumbuhan, serta peningkatan konsentrasi belajar anak. Pemerintah Desa Sobontoro, lanjutnya, siap mendukung penuh pelaksanaan MBG agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara DPR RI, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.(Ft)

Mungkin Anda juga menyukai