Dugaan Penjualan Beras Bantuan di Desa Kepuh, Kades Beri Klarifikasi

Tulungagung,-Sebuah unggahan di media sosial,Rabu(10/12/2025),menyoal dugaan beredarnya beras bantuan yang diduga dijual oleh warga penerima manfaat di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa beras bantuan jenis medium 10 kilogram dengan label “Tidak untuk diperjualbelikan” diduga dijual kembali oleh KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Desa Kepuh, Winarto, memberikan penjelasan resmi. Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah desa belum melakukan penelusuran terkait kebenaran dugaan tersebut.

Saya belum menelusuri. Besok akan saya konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan,” ujar Winarto, Rabu (10/12/2025).

Pada hari berikutnya, Kamis (11/12/2025), Winarto kembali memberikan keterangan lanjutan kepada media. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran beras dan minyak goreng kepada warga penerima dilakukan langsung oleh pihak Bulog, bukan pemerintah desa.

Semua penyaluran ditangani langsung pihak Bulog. Ada daftar pengambilan dan foto dokumentasi. Jadi semua dilakukan secara terbuka dan transparan,” jelasnya.

Winarto menambahkan bahwa pemerintah desa tidak mengetahui jika setelah menerima bantuan ada KPM yang menjualnya.

Jika setelah pembagian beras dan minyak oleh pihak KPM dijual, kami tidak tahu karena memang belum menelusurinya. Ketika bantuan sudah diserahkan, maka tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak KPM,” tegasnya.

Kades juga memastikan bahwa Pemerintah Desa Kepuh telah menjalankan seluruh prosedur penyaluran bantuan sesuai aturan yang berlaku.

Yang penting bagi kami dari pihak Pemdes, semua penyaluran bantuan sudah sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah desa masih menjadwalkan untuk melakukan klarifikasi langsung kepada warga yang diduga menjual bantuan tersebut. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan bantuan yang diberikan negara, karena diperuntukkan bagi kebutuhan pangan keluarga penerima.(Ft)

BACA JUGA:  Jasa Raharja Selenggarakan Acara “Ngobrol Keselamatan”, Ajak Pakar Transportasi serta Perwakilan Kementerian dan Lembaga Bahas Program Indonesia Menuju Zero ODOL

Mungkin Anda juga menyukai